oleh

Legislator Senayan, Bangkalan Bakal Dapat Kucuran Rp1 Triliun

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Kabar segar terdengar dari legislator yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), bahwa Madura khususnya Bangkalan akan mendapatkan kucuran dana untuk pembangunan sebesar Rp1 triliun.

Informasi kucuran dana itu berdasarkan hasil rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) bersama DPR RI Syafiudin Asmoro  yang mewakili Madura, khususnya Bangkalan, dimana bakal ada dana besar yang akan masuk untuk Bangkalan.

“Dulu-dulunya kata Kementerian PUPR anggaran kecil sebelumnya sekitar Rp23 miliar itu ditolak menurut versi kementerian. Jadi saya harap ada sinergitas antara ulama, LSM, pejabat dan blater,” ungkapnya, Rabu (30/9/2020).

Dia meminta agar Madura untuk tidak dianaktirikan. Selama ini kata dia, ada kebuntuan komunikasi pimpinan di Madura dalam mendapatkan anggaran di Kementerian PUPR dan tidak ada wakil rakyat yang mewakilinya disana. Untuk itu, selama dia di komisi V DPR RI akan memperjuangkan itu.

“Saling mengingatkan dan dukungan itu perlu untuk membuat investor masuk. Maka saya minta, sebelum investor masuk pembangunan harus segera diperbaiki dan diselesaikan,” pintanya.

Untuk memastikan itu, dia mengaku, akan melakukan pengawasan secara ketat pembangunan di Madura, khususnya Bangkalan sebagai pintu gerbang Pulau Garam.

“Saya berfikir anggaran ini masuk ke Madura, jangan sampai keluar Madura. Maka dari itu, saya juga minta, pengusaha konstruksi dan minta PUPR untuk melakukan pembinaan. Jangan sampai PUPR daerah ini hanya untuk memenangkan tender. Tapi pembinaan juga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VIII Jawa Timur-Bali (BBPJM) Achmad Subki mengatakan, Madura ini merupakan wilayah dengan kategori miskin di Jawa Timur berdasarkan kesejahteraannya. Atas permintaan Syafiudin, dia berjanji, akan lebih memperhatikan pulau Madura.

“Madura ini susah mendapatkan air bersih, kami siap diminta membantu baik dari sanitasi dan air bersih serta kebutuhan dasar,” tukasnya.

Mengenai anggaran yang selalu diberikan minim. Dia mengaku, akan mengusahakan agar mendapat lebih. Untuk itu dia meminta ada koordinasi lebih kepada pemerintah pusat. (ina/mam)

Komentar

News Feed