Lembaga Pendidikan Keagamaan Dapat BOP hingga Rp50 Juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA)

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Lembaga pendidikan keagamaan mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Totalnya setiap instansi madrasah diperkirakan akan mendapatkan bantuan hingga Rp50 juta. Madrasah yang berhak mendapatkan bantuan dana tersebut harus terdaftar di Dapodik Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan.

Kepala Kemenag Bangkalan Abdul Haris menjelaskan, saat ini masih menunggu informasi dan proses lebih lanjut mengenai bantuan tersebut dari pusat. Namun, dia belum membeberkan berapa jumlah madrasah yang akan diberikan bantuan.

Bacaan Lainnya

“Kami belum bisa memastikan apakah nanti nominalnya sesuai dengan yang diutarakan kementerian pusat atau tidak,” ujarnya.

Haris hanya menyebutkan, sejauh ini yang dia ketahui program atau bantuan tersebut dari Kemenag Pusat yakni berupa bantuan operasional pesantren (BOP), di mana besarannya mencapai Rp50 juta.

Terkait BOP tersebut, dia menekankan bagi penerima untuk memastikan bantuan diterima secara utuh. Kemudian membuat surat pernyataan bahwa bantuan itu diterima secara utuh dan tidak memberikan kepada siapa pun yang berkaitan dengan bantuan.

” Selanjutntya, agar bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai juknis yang ada dan mempertanggungjawabkan realisasinya,” terangnya.

Untuk memastikan itu, dia akan melakukan pemantauan.  calon penerima akan dimonitoring harus ada kesesuaian antara bantuan yang diberikan dengan realisasinya. Katanya, baik itu lembaga pesantren atau madrasah harus dikelola dengan baik.

“Karena BOP itu bukan haknya perorangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Haris memaparkan, ada tiga tahap penerima bantuan tersebut. Sedangkan tahap pertama dikhususkan untuk pembelajaran daring. Di mana tiap lembaga  nominalnya berbeda-beda.

“Ada yang hanya Rp10 juta, Rp15 juta, Rp25 juta. Bahkan ada yang mencapai Rp50 juta,” paparnya.

Lembaga pendidikan keagamaan yang diberikan BOP  ci antaranya Madrasah Diniyah (Madin), Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), dan Pondok Pesantren (Ponpes). Untuk nominal BOP Ponpes sendiri, ada tiga kategori yakni besar, sedang dan kecil. Kategori itu tergantung dari jumlah santri yang ada di ponpes.

“Kami upayakan bantuan diterima secara utuh. Sebab, memang berita dugaan pemotongan BOP ini sudah ke mana-mana,” jelasnya.

Sehingga, pihaknya tidak ingin isu tersebut berkembang di Bangkalan. Maka, dia telah memanggil pihak penerima untuk membuat pernyataan bahwa BOP  diterima secara utuh.

“Kami akan pastikan lembaga menerima secara utuh,” tandasnya.

Berdasarkan dari dari Kemenag Bangkalan, jumlah lembaga pendidikan keagamaan yang terdaftar yakni sebanyak 1.592 lembaga. Terdiri dari  1.213 Madin, 215 TPQ, dan 164Ponpes . Secara keseluruhan jumlah lembaga Islam penerima BOP sebanyak 1.592 lembaga.

Sedangkan tahapan pencairan yakni sebagai berikut:

Tahap I

Madin: 518

TPQ : 13

Ponpes: 92

 

Tahap II

Madin: 695

TPQ: 141

Ponpes: 65

 

Tahap III

Madin: 0

TPQ: 71

Ponpes: 7

 

(ina/km58)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *