Libatkan Banyak Tokoh, Pemdes Saronggi Getol Sosialisasikan Vaksinasi

  • Whatsapp
(FOTO: Riyadi YULIFANI FOR KM) GETOL: Sosialisasi vaksinasi di Desa Saronggi kian digencarkan agar capaiannya sesuai target minimal tujuh puluh persen.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Upaya maksimal tak akan menghianati hasil. Istilah itu sangat cocok dikaitkan dengan kinerja aparatur Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi. Di mana pada program vaksinasi berjalan lancar dan sukses.

Penjabat (Pj) Desa Saronggi Riyadi Yulifani menjelaskan, animo atau kesadaran masyarakat kian tinggi terhadap percepatan vaksinasi. Meski tanpa dipaksa, masyarakat antusias mengikuti program vaksinasi, baik yang disediakan di balai desa maupun di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

“Dengan gencarnya kita sosialisasi, alhamdulillah masyarakat Desa Saronggi ini banyak warga sudah sadar melakukan vaksinasi, bukan hanya karena pilkades tapi murni keinginan sendiri untuk kesehatan sendiri dan keluarganya,” kata pria yang secara definitif menjabat sebagai Kasubbag Kepegawaian Kecamatan Saronggi, Selasa, (28/9/2021).

Menurut Riyadi, capaian itu tidak tersaji begitu saja. Untuk mencapai itu semua, butuh keterlibatan semua elemen. Seperti saling merangkul dan kerja sama, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, TNI, kepolisian,  tenaga kesehatan, dan yang lainnya.

“Kita datangi ke setiap organisasi yang ada di desa sini, salah satunya perkumpulan RT/RW, linmas, dan perkumpulan pengajian dan doa bersama yang dilakukan setiap minggu,” imbuhnya.

Sehingga wajar kesadaran masyarakat itu cukup tinggi, lanjut Riyadi. Sosialisasi dan edukasi percepatan vaksinasi memang menjadi atensi prioritas. Termasuk memanfaatkan situasi, misalnya untuk melancarkan kegiatan program vaksinasi, juga melibatkan peran calon kepala desa (cakades), panitia dan penyelenggara lainnya agar getol juga mengampanyekan soal pentingnya vaksinasi.

“Kami minta agar masyarakat menyampaikan keluhan efek setelah divaksin, barangkali kesakitan atau bagaimana. Namun, laporan masyarakat positif, malah bawaannya lebih sehat,” papat Riyadi.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa (Pemdes) Saronggi juga memberikan bantuan sosial berupa bingkisan sembako. Tujuannya agar capaian vaksinasi di desa tersebut mencapai 70 persen.

”Sisa 30 persen itu karena memang ada pantangan, kami optimis vaksinasi di desa kami berjalan sukses dan sesuai target,” tukasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *