oleh

Liga 1 Tertunda, Achsanul Qosasi: Ajang Mengedukasi Suporter

KABARMADURA.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memutuskan untuk menunda kompetisi Liga 1 2020 ke Bulan November. Itu seiring dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak menurunkan izin keramaian, termasuk pertandingan sepak bola.

Presiden Madura United Achsanul Qosasi menyarankan, kekosongan pertandingan saat ini sejatinya dijadikan ajang untuk mengedukasi suporter. Itu tidak terlepas antarsuporter di Indonesia kerap kali bersitegang.

AQ-sapaan familiar dari Achsanul Qosasi, juga mengajak semua suporter bersatu melawan oknum suporter yang kerap kali memancing permusuhan antarsuporter, terutama gerakan di sosial media (sosmed).

“Di saat masa pertandingan seperti ini memang sangat bagus dilakukan mendidik suporter. Semua suporter wajib bersepakat bahwa jika ada kalimat sarkasme dan provokasi, kita harus buli ramai-ramai atau kita blok ramai-ramai,” ajak AQ, Rabu (30/9/2020).

Di samping itu, pria asal Lenteng, Sumenep ini membeberkan, benih pertikaian suporter kerap kali berawal dari saling mencaci dan merendahkan. Tak heran, dia mengajak untuk menjauhi benih permusuhan itu.

“Semua ingin damai, tapi kadang emosi yang berlebihan dengan mencaci dan merendahkan tim lain merupakan awal dari benih permusuhan yang tidak berkesudahan,” sambungnya.

Lebih lanjut, AQ menerangkan, sepak bola sejatinya salah satu cabang olahraga (cabor) yang menyenangkan. Serta, cabor yang menjadi wadah silaturrahim bangsa Indonesia.

“Sepak bola itu olahraga asyik dan menyenangkan. Tempat kita bersilaturrahim menuju prestasi dan persatuan Indonesia,” beber AQ.

Tim yang berbasis di Pulau Garam ini memiliki maskot yang selaras dengan penjelasan AQ, yakni Madrudji atau Madura Rukun dan Terpuji. Maskot tersebut disimbolkan orang dengan kepala sapi. (idy/nam)

Komentar

News Feed