Lima Puskesmas di Sumenep Tidak Kunjung Sediakan IPAL

  • Whatsapp
(KM/Razin) TERBUKTI: Puskesmas Pamoloan belum menggunakan fasilitas IPAL.

Kabarmadura.id/Sumenep-Pembangunan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) di lima puskesmas, tidak kunjung dimulai. Padahal, batas akhir pengadaannya pada 25 Desember 2019.

Kendati demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep tetap menganggap enteng dan tidak merisaukan kemungkinan tidak dikerjakan hingga batas waktunya.

Kepala Dinkes Sumenep Agus Mulyono mengatakan, pembangunan IPAL cukup mudah, sehingga tidak membutuhkan waktu lama. Sehingga, meskipun pihaknya mengakui rata-rata progres pengadaannya masih minim, dia menjamin, akan selesai dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, kelima puskesmas tersebut akan merampungkan pekerjaaanya itu sesuai batas waktu yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 25 Desember 2019.

“Itu prosesnya mudah, cuman memasang tabung nanti, tidak perlu membuat secara detail karena bisa dirakit saja sebagian materialnya, cepat kalau itu,” imbuhnya.

Namun, pihaknya tetap akan menekan yang diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan IPAL tersebut, meskipun rentang waktu yang ditentukan masih lama. Mengenai anggarannya, satu IPAL sekitar Rp190 juta.

“Pokoknya kalau saya menekan kepada kabid saya agar segera diselesaikan, itu agar segera dirasakan manfaatnya. Meskipun keberadaannya saat ini belum ada yang terlaksana,” katanya, Selasa (10/12/2019).

Agus menambahkan, proyek yang didanai dari anggaran pajak rokok itu, menyasar ke lima puskesmas, antara lain Puskesmas Ambunten, Talango, Pamoloan, Batuan, dan Puskesmas Batu Putih.

“Kalau saya sendiri menekan agar segera diselesaikan, biar segera dapat dirasakan manfaatnya, karena pembangunan IPAL ini untuk stabilitas lingkungan puskesmas,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *