oleh

Lima Tahun Puskesmas di Bangkalan Disuplai Oksigen dari Perusahaan Ilegal

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan kecolongan. Selama ini, suplai oksigen untuk pelayanan puskesmas masih didatangkan dari perusahaan yang belum memiliki izin. Bahkan, kondisi itu diketahui setelah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan menginspeksi.

Kepala DPMPTSP Bangkalan Ainul Ghufron menyampaikan, bangunan perusahaan itu belum memiliki izin, dan memang perusahaannya melakukan suplai oksigen ke pelayanan kesehatan di Bangkalan.

DPMPTSPtelah melayangkan surat kepada perusahaan tersebut lantaran tidak kunjung memenuhi syarat administrasi perizinan. Sehingga aktivitas harus dihentikan sementara waktu sampai izin selesai.

“Kami kirimkan surat pemberhentian aktivitas perusahaan, karena izinnya belum diurus,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo  mengaku tidak mengetahui bahwa perusahaan suplai oksigen untuk puskesmas tidak memiliki izin. Sebab, perusahaan itu selalu melayani selama 24 jam.

“Saya baru tahu jika belum lengkap izinnya. Karena sejak 2015,puskesmas mengisi ulang tabung oksigen ke perusahaan itu,” ulasnya.

Namun ditegaskan Sudiyo, kebutuhan oksigen puskesmas di Bangkalan tidak hanya dimonopoli oleh satu perusahaan,namun ada dua perusahaan lain juga jadi mitra penyediaan oksigen. Misalnya, perusahaan PT. Samator.

Kata Sudiyo, pengisian oksigen dari perusahaan tidak berizin itu akan dihentikan sementara waktu. Terkait kebutuhan oksigen akan disediakan oleh PT. Samator dan perusahaan lain yang operasionalnya tidak bermasalah.

“Kami juga akan melakukan kajian kelanjutan terkait pengisian ke perusahaan yang belum berizin,” pungkasnya. (km59/waw)

Komentar

News Feed