oleh

Limpahkan Kasus Penembakan ke Polda

Kabarmadura.id/SAMPANG – Kepolisian Resor (Polres) Sampang melimpahkan kasus penembakan yang berlangsung di TPS 07 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates. Penembakan tersebut terjadi saat proses pencoblosan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman. Ia mengatakan bahwa pelimpahan perkara dilakukan setelah penyidik menangkap lima orang pelaku dari kelompok Muara dan kawan-kawan yang diguga sebagai pelaku penembakan dan kerusuhan.

“Ya, penyidikan kasus penembakan di Banyuates dengan lima orang tersangka dilimpahkan ke Polda Jatim,” katanya kepada awak media.

Ia juga mengatakan bahwa penyidik Polres Sampang melimpahkan perkara itu sejak Kamis (18/04), dan pelimpahan penyidikan kasus itu karena termasuk kasus yang menonjol. Tak hanya itu, kapolres menjelaskan, kasus penembakan tersebut terjadi karena ada upaya perampasan mandat saksi pileg Sampang dari caleg Hanura Dapil IV, Moh. Farfar.

Akibatnya, bentrokan antarkelompok baik pihak Moh. Farfar yang diketuai Pj Kades Ketapang Daya Kecamatan Ketapang, Widjan, dengan kelompok Muara dan kawan-kawan.

“Kelompok Muara dan kawan-kawan mengambil mandat saksi dari caleg Hanura Dapil IV, terjadilah bentrok massa dari Widjan membawa sajam dengan massa dari kelompok Muara membawa sajam dan senpi,” tambahnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa akibat dari kericuhan tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari pihak Pj Kades Ketapang Daya, bernama Mansur. Korban mengalami luka tembak pada bagian tangan sebelah kiri.

“Yang jelas kasus ini terus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, pelaku juga dibawa ke Polda langsung,” tandasnya.(awe/pai)

Komentar

News Feed