Lindungi Tenaga Medis, RSUD dr Moh Anwar Sediakan APD Level Tiga

  • Whatsapp
(KM/IST) LINDUNGI TENAGA MEDIS: RSUD Moh Anwar Sumenep siaga tangani Covid-19 dengan menyediakan APD untuk tenaga medis.

Kabarmadura.id/Sumenep-Banyaknya tenaga medis di daerah lain yang  terpapar Covid-19 membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh Anwar Sumenep tidak mau kecolongan. Untuk itu, rumah sakit pelat merah ini menyediakan alat pelindung diri (APD) berkualitas untuk para tenaga medis yang bertugas.

Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan, pada masa Covid-19 ini banyak tenaga medis yang kecolongan dalam menangani pasien terutama yang merahasiakan kalau sudah terinfeksi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Se-Jawa Timur saja sudah ada 27 dokter yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Itu sebabnya ada pasien yang datang dari zona merah, mereka tidak jujur. Mereka bilang tidak dari mana-mana, dan hanya mau periksa biasa, dan itu sesuatu hal yang fatal,” katanya, kemarin.

Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumanep dr. Erliyati menyampaikan, meskipun di RSUD sendiri ada pemetaan terhadap daerah tertentu yang dikategorikan zona merah dan para petugas diwajibkan memakai APD, yakni di  ruang isolasi dan  Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Dengan zona merah itu kita semakin waspada kepada pasien dan petugas menggunakan APD. Minimal level satu dalam melakukan pemeriksaan terhadap para pasien. Tapi khusus di daerah darurat kami fasilitasi dengan APD level tiga,” ungkapnya.

Sementara itu, perawatan terhadap 4 pasien terinfeksi Covid-19 dilakukan secara maksimal. Tahapan-tahapan perawatan termasuk pendekatan psikologis terutama terhadap keluarga terus dilakukan. Sejauh ini perkembangan pasien semakin membaik.

Namun, untuk memastikan pasien tersebut benar-benar negatif, pihaknya melakukan tes swab untuk yang kedua dan ketiga kalinya. Swab kedua sudah dikirim dan tinggal menunggu hasil tes. Sementara swab ketiga baru diambil.p Dia berharap hasil tes  kembali negatif atau sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tes swab berkali-kali untuk memastikan pasien yang sudah dinyatakan terinfeksi Covid-19, mengalami perkembangan kesehatan yang signifikan. Dia juga berharap hasil tes yang sudah dilakukan para pasien kembali negatif atau sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

“Ya, keempat pasien itu saat ini dalam posisi sehat walafiat, tanpa keluhahan. Dan terhadap beliau, kami-kami ini memang menunggu hasil  swab yang kedua dan tadi lagi sudah dilakukan swab yang ketiga. Mudah-mudahan hasil yang kedua itu cepat datang dan negatif, begitu juga yang ketiga nanti juga negatif hasilnya. Sehingga yang bersangkutan bisa keluar dari ruang isolasi,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan tim keamanan untuk melakukan pengawasan atau penjagaan yang ketat terhadap pasien-pasien tersebut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi pencegahan penularan karena khawatir ada pihak-pihak tertentu yang bersentuhan dengan yang bersangkutan selama masa pemulihan.

“Kami di sini ada Satpol-PP yang mengawasi selama 24 jam. Mereka gantian sampai tiga kali, dua orang yang berjaga-jaga. Kalau tiga kali ganti berarti ada enam personel yang ditugaskan setiap harinya,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *