KABAR MADURA | Barisan lini serang Madura United belum menunjukkan tajinya di BRI Super League 2025-2026. Dari dua laga pembuka yang sudah dilakoni, para penyerang Laskar Sape Kerrab belum mampu menyarangkan sebiji gol pun ke gawang lawan.
Tercatat, tiga gol yang diciptakan Madura United pada dua laga pembuka BRI Super League, semuAnya dicetak oleh pemain di lini kedua atau barisan gelandang, Yakni Kerim Palić saat kalah 1-2 dari Persis Solo, kemudian Taufany dan Iran Junior saat menang 2-1 atas Persik Kediri.
Kondisi itu diakui oleh penyerang Madura United Aji Kusuma. Kendati demikian, mantan penyerang Persija Jakarta itu mengaku para penyerang berupaya memberikan yang maksimal untuk publik Madura.
Sebagai seorang striker, dia mengaku sangat berharap bisa mencetak gol, atau minimal berkontribusi terhadap gol yang lahir di setiap laga Madura United.
“Tentu kami para pemain depan berharap lebih banyak memberikan kontribusi gol bukan cuma dari gelandang,” katanya, Kamis (21/8/2026).
Terlepas dari hasrat untuk mencetak gol ke gawang lawan, Aji menegaskan bahwa kemenangan tim merupakan target utama di atas target individu setiap pemain.
“Seperti yang dikatakan pelatih, semua pemain bisa mencetak gol dan membuat tim menang adalah yang paling penting,” tandasnya. (pin/waw)





