LKP Aneka Al-Ikhlas Siap  Lahirkan Pengusaha Mandiri dan Tangguh  Lewat PKW Membatik

(FOTO: KM/ALI WAFA) SEMANGAT: Sejumlah peserta program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) sedang belajar cara mencelup batik.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) membatik di Pamekasan terlaksana dengan lancar. Sebanyak 20 orang peserta PKW membatik mengikuti kegiatan selama 23 pertemuan. Program tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Aneka Al-Ikhlas

Menurut Ketua Panitia Pelaksana PKW Membatik, Khosiin, awalnya peserta yang mendaftar mencapai 30 orang lebih. Namun setelah melalui seleksi, peserta tinggal 20 orang.

“Banyak yang daftar. Tapi utamakan mereka yang bersungguh-sungguh dan sudah memiliki bekal,” ucapnya.

Seluruh peserta adalah warga Desa Klampar. Sebagian adalah remaja yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan menganggur. Sebagian lagi merupakan pemuda yang memang sehari-harinya bekerja sebagai pembatik.

Selama penyelenggaraan PKW, para peserta didampingi empat instruktur yang mengajarkan teori sekaligus bagaimana praktik langsung cara memproduksi batik. Tidak hanya itu, para peserta juga dibekali materi tentang kemasan dan pemasaran produk.

Khosiin menegaskan, wirausaha yang dipilih oleh peserta tidak harus membatik. Hanya saja, media pembelajaran saat PKW adalah membatik. Karena di Desa Klampar sebagian besar warganya adalah pengrajin batik. Mereka juga diharapkan dapat merawat budaya leluhur tersebut dengan menjadi pengusaha batik.

Setelah pelatihan PKW membatik berakhir pada Sabtu (4/12/2021), para peserta diberikan bantuan modal berupa sejumlah alat, kain, hingga uang tunai. Khosyiin berharap agar para peserta PKW terus melanjutkan prosesnya menjadi pengusaha meskipun PKW telah berakhir. Sebab, untuk menjadi pengusaha handal, dibutuhkan keseriusan, konsistensi, dan semangat pantang menyerah. Ia menilai, PKW hanya bagian dari proses belajar dan berlatih untuk menapaki tangga berikutnya.

“PKW ini dilaksanakan di Al-Ikhlas Desa Klampar. Tujuannya agar mereka dapat menjadi pengusaha handal, mandiri, dan berdaya saing,” ungkap Khosyiin.

 

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan