oleh

Lokasi Padat Penduduk, Warga Patemon Diminta Waspada

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Diduga bakal menjadi klaster penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 baru di Kabupaten Pamekasan, warga Jalan Patemon Pamekasan diminta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Terlebih, lokasi tersebut merupakan wilayah padat penduduk.

Disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah dr H. Slamet Martodrdjo (RSUD SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat, terdapat dua warga Patemon yang meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.

Dua warga tersebut berjenis kelamin laki-laki dan sama-sama berusia 61 tahun. Syaiful menjelaskan, keduanya merupakan orang yang dikenal rajin beribadah di Masjid Patemon, dengan begitu, Syaiful mengimbau masyarakat Patemon agar disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Sebelum meninggal, pasien tersebut sempat dirawat di RSUD SMart dengan status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) hingga dikonfrmasi terinfeksi Covid-19.

“Itu kan daerah padat penduduk, jadi perlu waspada, ikuti selalu protokol kesehatan, saat ke masjid juga, di sana kan ada masjidnya,” ujarnya.

Syaiful memprediksi, jika tidak bisa disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19, maka wilayahPatemon yang padat pendudukitu berpotensi jasi lokasi penyebaran Covid-19 sangat besaratau klaster penyebaran Covid-19 baru di Kabupaten Pamekasan.

“Dengan meninggalnya dua warga sana, jika masyarakat tidak disiplin ikuti protokol, bisa saja itu akan mejadi klaster baru,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki mengaku tidak menemukan ODP maupun PDP dalam proses pelacakan yang telah dilakukan. Namun, masyarakat Patemon diminta tidak panik secara berlebihan, sebab seluruh daerah di Kabupaten Pamekasan juga layak diwaspadai.

“Tracing sudah dilakukan, tapi sementara tidak kami temukan ODP Dan PDP, kita lihat perkembangannya saja nanti,” ujarnya.(ali/waw)

Komentar

News Feed