Lokasi Pembangunan TPA Permanen di Bangkalan Suram

(FOTO: KM/DOKUMEN) TIDAK JELAS: Meski sudah menentukan uji kelayakan di enam lokasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangakalan belum bisa menentukan lokasi pembangunan tempa pembuangan akhir (TPA) permanen.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Sejak tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Buluh, Kecamatan Socah, Bangkalan ditutup, hingga saat ini belum memiliki TPA permanen. Bahkan sewa lahan TPA sementara di Desa Bunajih, Kecamatan Tragah hanya tersisa enam bulan. Sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus mencari alternatif atau solusi dalam mengatasi persoalan sampah.

“Informasinya ketika habis masa sewanya, akan pindah lagi ke Desa Buluh. Tapi dalam bentuk tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Bahkan kami juga ikut membantu mencairkan solusi, yakni merencanakan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA permanen, kalau prosesnya berjalan lancar, insyaallah pada PAK yang akan datang selesai,” ujar Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Efendi, Kamis (10/2/2022).

Sementara itu Kepala DLH Bangkalan Anang Yulianto mengaku, saat ini sudah ada rencana pembangunan TPA permanen. Akan tetapi dalam membangun TPA tidak bisa dilakukan dalam waktu setahun hingga dua tahun, melainkan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Sehingga untuk saat ini, masih fokus pada penyelesaian sampah dalam porsi yang lebih kecil. Yakni, di tempat pembuangan sampah (TPS).

Bacaan Lainnya

“Kami sudah melakukan uji kelayakan, ada enam titik alternatif yang sudah diuji. Saat ini kami menunggu hasil yang paling memungkinkan dari ke enam lokasi itu, sementara yang paling berpotensi di wilayah Labang,” responnya.

Meski sudah dilakukan uji kelayakan, Pihaknya belum bisa memastikan untuk lokasi pembangunan TPA.  Sebab meski sudah lolos uji kelayakan, harus dilihat dari faktor sosialnya. Sehingga akan berupaya menyelesaikan persoalan sampah di TPS dan memaksimalkan TPST. “TPA sementara itu statusnya hanya sampai pertengahan tahun. Untuk pembebasan lahan, kami tunggu apreseal, belum kami anggarkan tunggu apresealnya,” jelasnya.

Reporter: KM63

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.