oleh

Lomba Maskot dan Logo MTQ ke-29 Jatim, Bupati Ingin Kreator Pamekasan Berdaya Saing

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan cukup peduli dengan bakat seni warga asli Pamekasan. Apresiasi tersebut diwujudkan dengan sayembara kreasi maskot dan logo untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur tahun 2021.

Acara akbar tersebut mendaulat Kabupaten Pamekasan sebagai tuan rumah. Pada lomba tersebut, panitia lebih memprioritaskan warga asli Pamekasan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berpandangan, lahirnya sebuah ide cemerlang tidak terlepas dari pemikiran yang cemerlang. Ide cemerlang itu diyakini akan berbanding lurus dengan produktivitas dan  kreativitas untuk selalu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Dengan membuka sayembara bertajuk Lomba Maskot dan Logo MTQ ke-29 Jawa Timur tersebut, Bupati Baddrut juga ingin mewujudkan Kabupaten Pamekasan yang berdaya saing.

Dengan begitu, perlu adanya partisipasi masif dari semua elemen masyarakat, termasuk dari golongan muda yang bisa melahirkan ide cerdas dalam mewujudkan pembangunan berkemajuan.

“Memang perlu didorong menjadi bagian dari wadah kegiatan positif dan konstruktif bagi kawula muda dengan sesuai dengan bakat yang dimiiki,” paparnya, Rabu (25/11/2020).

Tidak hanya mewadahi dalam lomba tersebut, untuk para kreator muda yang mempunyai gagasan cemerlang itu, saat ini pemerintah menyiapkan program Milennial Talent Hub. Program tersebut sebagai awadah yang bertujuan agar kreator berbakat bisa produktif sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Harapannya, tetap mencintai desanya, mencintai kabupatennya, mencintai Indonesia, memberi ruang yang pantas yang layak dan atmosfernya positif, dari segala kreativitas yang dimiliki” ulasnya.

Ditegaskan, setiap generasi di masing-masing zaman mempunyai cara pikir tersendiri untuk mengembangkan kreativitasnya. Oleh karena itu, dalam berbagai even, dia sengaja melibatkan para pemuda dengan segala ide dan kreativitasnya. Tujuannya tidak lain demi kemajuan Kabupaten Pamekasan.

Dijabarkan pula, terdapat tiga  hal yang perlu dimiliki oleh anak muda agar bisa berdaya saing, antara lain kreativitas, kecepatan dan kejujuran. Ketiganya menjadi kunci untuk bisa menggapai masa depan yang nuansanya pasti akan lebih kompetitif.

“Siapa yang bisa menggapai tiga hal itu, akan menjadi seorang pemenang,” pungkasnya. (rul/waw)

 

Komentar

News Feed