oleh

Longsor Pasean Makan Korban 6 Santriwati Annidhamiyah

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Pamekasan, Rabu (24/2/2021).

Hujan deras yang mengguyur hampir dua jam mengakibatkan gerusan tanah yang terjal menjadi longsong. Bahkan, menimpa bangunan penginapan para santriwati (siswi) di Pondok Pesantren (Ponpes) Annidhamiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan pimpinan KH. Muhaidi.

Dalam keterangan rilisnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Pasean menerangkan, setidaknya ada enam santri yang tertimbun tanah longsor pada kejadian naas tersebut.

Di antara keenam korban tersebut saat ini sudah ada enam santri yang ditemukan; 5 meninggal dunia dan seorang patah tulang.

“Ada lima santri yang meninggal dunia dalam kejadian ini. Satunya mengalami patah tulang. Saat ini sedang dirawat di puskesmas,” terang Kapolsek Pasean Iptu Togiman, Rabu (24/2/2021).

Sementara itu, Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, pihaknya saat ini tengah melaju ke lokasi kejadian.

“Kami masih dalam perjalanan ke lokasi bersama teman-teman BPBD yang lain,” terang Koordintor Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan tersebut.

Berikut nama-nama korban yang tertimbun tanah longsor di Ponpes Annidhomiyah:

1).Rubiatul Adhaia (14) ), asal Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.

2. Siti Khomariyah (16), asal Kecamatan Sumber Jambi, Kabupaten Jember.

3. Santi (14), asal Dukuh Mencek, Kecamatan Suko Ramli, Kabupaten Jember.

4. Nur Aziza (13), Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Suko Ramli, Kabupaten Jember.

5. Nabila (12), asal Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep .

6. Nurul Khomariyah (15), asal Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumber Jambi, Kabupaten Jember. (Patah tulang, dirawat di Puskesmas).

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Komentar

News Feed