Luas Lahan Tembakau di Pamekasan Meningkat dari Tahun 2022 

News, Headline150 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dari 64 ribu hektar lahan pertanian, hanya 22,289 hektar yang dimanfaatkan untuk lahan penanaman tembakau. Kondisi itu menyatakan, jika penggunaan lahan tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun 2022 kemarin yang hanya 13 ribu hektar lahan. Hal tersebut diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Nolo Garjito, Minggu (27/8/2023). 

Menurutnya, lebih luasnya lahan penanaman tembakau tahun ini dibandingkan tahun 2022 kemarin, lantaran faktor cuaca lebih bagus tahun ini. Bahkan, sebagian besar lahan yang digunakan untuk menanam tembakau tahun ini sudah banyak dipanen oleh para petani. Namun berdasar analisa di lapangan, puncak panen tembakau diprediksi minggu kedua bulan September. 

Sebab, secara kalkulasi waktu masa tanam tembakau kurang lebih tiga bulan. Hanya saja, pada musim kali ini banyak petani bersyukur, lantaran hasil panen tembakau berjalan mulus dan harga si daun emas sudah melebih ketentuan break even point (BEP) yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah. Sedangkan untuk mengetahui secara pasti jumlah lahan yang ditanami tembakau perlu menunggu puncak panen tembakau tahun ini. 

Baca Juga:  Selain Badai, Pulau Masalembu Diserang Hama Tikus Ekstrem

“Begitu pula dengan jumlah produksi tembakau tahun ini, harus menunggu akhir musim panen,” ujarnya kepada Kabar Madura. 

Pihaknya mengaku, sejauh ini terus berkoordinasi dengan beberapa penyuluh pertanian agar tidak terburu-buru memanen tembakau. Sebab hal itu sangat berdampak sekali terhadap mutu dan kualitas tembakau. “Memang benar, kalau daun muda itu kualitasnya rendah, bisa jadi dari harga tidak sesuai dengan keinginan petani, mereka rata-rata menginginkan harga yang mahal,” ucapnya. 

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pertanian Andy Ali Syahbana menegaskan, sisa lahan yang tidak terpakai untuk tanaman tembakau, dimanfaatkan untuk varietas tanaman lainnya. Seperti, padi, bawang dan jagung. Berdasar hasil pantauannya, luas lahan tanaman tembakau dari tahun ketahun cukup bervariasi. Tahun ini, 22.289 hektar, 2022 kemarin 13,900 hektar dan 2021 lalu 21.297,3 hektar. 

Baca Juga:  DKPP Pamekasan Tunggu Keputusan Kementan RI, Terkait Tambahan Pupuk Bersubsidi

Secara umum, lahan penanaman tembakau terbagi tiga kategori. Masing-masing, lahan tembakau gunung seluas 5.129,0 hektar, tembakau tegal seluas 10,267,6 hektar dan untuk luas lahan tembakau sawah seluas 6.892,7 hektar. Apabila dipantau berdasarkan ranking, lahan tanaman tembakau terluas di Kecamatan Pademawu. 

“Luasnya, 3.465,0 hektar, urutan kedua di Kecamatan Palengaan dengan luas lahan 2.394,0 hektar, paling sedikit di Kecamatan Galis, hanya 767,0 hektar,” jelasnya. 

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *