oleh

Lupakan Kekalahan, Pemain Madura United Kembali Bangun Soliditas

Tekad Kembali Solid

Kabarmadura.id -Kekalahan atas Persipura Jayapura di kandang 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Minggu (3/11/2019) malam, menjadi pelajaran berharga bagi Madura United. Terutama babak pertama, kiper Madura United M. Ridho Djazulie harus berjibaku mengamankan gawangnya.

Kekalahan tersebut tercatat yang terbesar di kandang Madura United dalam gelaran Shopee Liga 1 2019. Selain itu, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini baru merasakan kalah dalam digit dua gol musim ini, 2019.

Hal itu membuat gelandang bertahan Madura United Zulfiandi berhraap, kesolidan timnya bisa kembali terbentuk sebelum bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (8/11/2019) sore.

“Harapannya, bisa mengambil pelajaran dari kekalahan kemarin dan berbenah bisa kembali solid sebelum melawan Arema (FC). Soalnya, jika itu tidak bisa, kami akan kesulitan untuk bangkit setelah kalah kemarin (Minggu (3/11/2019)),” harap pemain kelahiran Aceh itu.

Senada dengan playmaker yang identik dengan nomor punggung 35 itu, bek sayap Madura United Andik Rendika Rama juga ingin timnya tidak goyah setelah  kalah dari Persipura di Bangkalan.

“Kalau sudah pernah kalah itu biasanya akan berpengaruh terhadap mental. Jadi, saya berharap mental semua pemain, pelatih dan semuanya bisa tidak goyah, bisa kembali memiliki semangat dan mental kuat untuk bangkit,” terang fullback asal Gresik tersebut.

Selain Zulfiandi dan Rendika Rama, wakil kapten Mdura United Slamet Nurcahyo juga  berharap, timnya bisa lebih konsentrasi di menit awal babak pertama dan kedua. Dia juga ingin timnya tidak down ketika kebobolan.

“Kondisi tim pasca gol cepat kemarin harus jadi pelajaran agar kami tetap stabil sampai peluit panjang. Menit-menit awal itu emamg rawan, kami harus lebih konsentrasi di situasi tersebut dan tidak down saat kebobolan,” tutup kreator serang yang sudah memasuki musim keempatnya bersama Madura United itu. (idy/waw)

 

Komentar

News Feed