oleh

Luput dari Refocusing Anggaran, Capaian Proyek RTLH di Pamekasan Tembus 50 persen

Kabarmadura.id/Pamekasan–Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dalam mensejahterakan rakyatnya dibuktikan dengan masifnya pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pamekasan, Didiek menyampaikan, capaian pembangunan RTLH di bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu, hingga saat ini masih 58,5 persen dari target 130 unit rumah.

Kendati begitu, pihaknya optimis mampu menyelesaikan 100 persen hingga akhir tahun 2020. Menurutnya, proses pembangunan RTLH relatif cepat, bahkan satu atau dua pekan bisa selesai.  Namun yang membutuhkan waktu agak lama dalam pemberdayaan masyarakatnya.

“Kami targetkan tetap 100 persen, karena memperbaiki rumah relatif cepat, yang lama itu proses pembayarannya,” ucapnya.

Sementara itu, untuk yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan hingga saat ini mencapai 52 persen dari target 464 unit rumah. Adapun total anggaran yang disiapkan sebelumnya yaitu Rp2,2 miliar DAK dan Rp8,1 miliar dari APBD.

Didiek mengungkapkan, selama wabah Covid-19 melanda, anggaran program RTLH tidak mendapat potongan refocusing anggaran, bahkan dari ratusan kabupaten di Indonesia hanya puluhan kabupaten lain yang tidak mendapat potongan refocusing.

Pihaknya telah memenuhi syarat sebelumnya agar tidak dilakukan pemotongan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Syarat yang dimaksud berupa surat keputusan (SK) penerimaan bantuan dari bupati.

“Sosialisasinya pun tidak banyak di balai desa itu pun duduknya jarang, jaga jarak semua peserta pakai masker, hand sanitizer, jadinya kami terhambat di situ sebenarnya,”

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, animo masyarakat mengenai program tersebut lumayan besar. Bahkan masyarakat setempat antusias untuk saling gotong royong dalam membangun rumahnya. Menurutnya energi positif yang dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat untuk program ini luar biasa, jadi semua masyarakat gotong royong,” responnya. (ali/ito/waw)

Komentar

News Feed