Madura United Berduka Atas Wafatnya Pengasuh Ponpes Sidogiri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) DUKA CITA: Madura United berduka dengan berpulangnya Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Jalil.

KABARMADURA.ID – Madura United ikut berduka atas Wafatnya pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) KH Nawawi Abdul Jalil, Minggu (13/6/2021). Belasungkawa itu disampaikan langsung oleh sosial media resmi klub yang berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Di samping itu, Manajer Madura United Rahmad Darmawan juga mengaku berduka atas berpulangnya Kiai Nawawi. Dia menyempatkan diri untuk mendoakan, agar almarhum bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Bacaan Lainnya

Arsitek yang familiar disapa RD ini berharap, para suporter dan semua warga Madura ikut mendoakan, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

“Mendengarnya kaget, dan kami juga merasa berduka. Mari ikut doakan bersama-sama beliau,” ujarnya kepada Kabar Madura, Senin (14/6/2021).

Tidak sebatas Manajer tim, gelandang Madura United Guntur Ariyadi juga kaget atas kabar duka itu. DIa tidak menduga, ulama kharismatik itu sudah dipanggil untuk menghadap Ilahi.

Sebagai warga Jatim, gelandang yang biasa menggunakan nomor punggung 2 di Madura United ini juga mendoakan, agar amal ibadah beliau bisa diterima di sisi-Nya.

Pemain asal Banyuwangi tersebut menambahkan, ajaran-ajaran Kiai Nawawi tidak akan pernah dilupakan dan diharapkan untuk terus diamalkan oleh warga Jatim.

“Ini kabar duka yang membuat kami semua sedih. Satu per satu, ulama sudah dipanggil Sang Pencipta,” ungkapnya.

Diketahui, Ponpes Sidogiri Pasuruan tergolong sebagai ponpes yang sudah tua atau sudah berusia hampir tiga abad. Ponpes tersebut berdiri sejak tahun 1745 atau sudah berusia sekitar 276 tahun. Bahkan, salah satu ulama besar Madura Syaikhona Kholil Bangkalan pernah belajar di ponpes tersebut. (idy/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *