Madura United Bidik Pemain Berlabel Naturalisasi Eropa

Olahraga, Headline107 views

KABARMADURA.ID | Madura United kembali akan mengisi komposisi skuadnya dengan pemain yang berasal dari Asia Tenggara. Hal itu disampaikan oleh General Manager (GM) Madura United Umar A. Wachdin.

Namun Umar memastikan, incaran pemain Asia Tenggara tersebut berasal dari hasil naturalisasi Eropa. Kendati demikian, Umar enggan membeberkan pemain yang dimaksud.

Sebelumnya, ada rumor bahwa terdapat dua pemain yang menjadi bidikan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, yang berasal dari Asia Tenggara. Kedua pemain itu adalah Hassan Sunny dan Jacob Mahler.

Diketahui, Hassan Sunny dan Jacob Mahler merupakan pemain berlabel Timnas Singapura. Dari kriteria yang dibocorkan, Mahler yang lebih mendekati. Karena, dia keturunan Denmark.a

Baca Juga:  Meski Keterbatasan Sarpras, Cabor Sepak Bola Pamekasan Tetap Fokus Bina Atlet 

“Bukan berdarah Brasil. Kami mencari pemain ASEAN yang naturalisasi Eropa,” katanya.

Ungkapan Umar tersebut, merujuk pada perekrutan musim sebelumnya. Di mana, pada musim kemarin, Madura United mendatangkan Pedro Henrique, yang berkebangsaan Timor Leste.

Namun, Pedro tidak murni dari negara berjuluk Bumi Loro Sae itu. Dia kelahiran Sao Paulo, Brasil, yang sudah pindah kewarganegaraan.

Ungkapan itu, juga menunjukkan bahwa pemain incaran Madura United tidak harus berasal dari Brasil, meskipun pelatih tim Laskar Sape Kerrab saat ini berasal dari Negeri Samba. 

Langkah Madura United tersebut sebagai antisipasi di tengah ketidakpastian regulasi penambahan kuota pemain asing. Dari 3+1, ke wacana 5+1. 

Baca Juga:  Bila Ada Bukti Baru, Bawaslu Pamekasan Bisa Kembali Lanjutkan Kasus Dugaan Politik Uang Gus Miftah

Sehingga, jika regulasi tersebut diterapkan, Madura United telah memiliki opsi untuk mengisi satu slot pemain dari negara-negara anggota ASEAN tersebut.

Terkait wacana 5-1 itu, Umar memastikan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum bersurat terkait kepastian tersebut.

Pewarta: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Moh. Hasanuddin 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *