Madura United Buktikan Misi Khusus di EPA Liga 1

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ SEPTIAN DWI CHANDRA ) SEMANGAT TINGGI: Madura United U18 mematok target menang di Perempat Final EPA Liga 1 U18 2021.

KABARMADURA.ID | Madura United U18 telah melalui enam pertandingan di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U18 2021. Dari capaian itu, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab Ngodeh itu tengah kokoh berada di posisi runner-up klasemen sementara dengan raihan 13 poin, mencetak tujuh gol, kebobolan sekali, dan empat kali clean sheet.

Bagusnya, capaian tersebut tidak sebatas diraih dengan mengandalkan starting eleven yang pakem beserta pemain yang turun dari bangku cadangan. Melainkan, Pelatih Madura United U18 Rahmad Basuki memberikan banyak kesempatan main, itu dibuktikan ketika  hampir semua punggawa diboyong ke Bandung.

Bacaan Lainnya

Selama menjalani enam laga tersebut, Rahmad telah memainkan 23 pemain atau hanya 27 skuad yang belum diberi menit bertanding. Dua di antaranya bukan lantaran tidak akan diturunkan, tapi terbekap cedera saat warming-up laga pertama EPA Liga 1 U18 2021, melawan Persiraja Banda Aceh U18.

“Kami sudah memainkan sebanyak 23 pemain dari 27 pemain yang kami bawa ke Bandung. Dua tidak dimainkan karena ada sedikit masalah (cedera) saat warming-up di game pertama,” terangnya.

Yang dilakukan Rahmad memainkan hampir semua anak asuhnya bukan tanpa alasan. Itu sudah diselaraskan dengan misi manajemen madura United yang mengikuti EPA Liga 1 U18 2021 bukan sebatas untuk berkompetisi, tetapi ingin mematangkan binaan Madura United Football Academy (MUFA).

Sebab, punggawa Madura United U18 yang tengah berkompetisi saat ini merupakan binaan MUFA yang digembleng dari awal untuk menjadi pemain profesional kelak.

Sesuai pernyataan Chief Operating Officer (COO) Madura United Annisa Zhafarina, upaya mematangkan itu direalisasikan melalui memberikan pengalaman dan jam terbang melalui EPA Liga 1 U18 2021. Di mana kompetisi itu merupakan kelompok usia yang mempertemukan talenta terbaik se-Indonesia.

“Dari awal kami tegaskan, tujuannya bukan sebatas berkompetisi, tapi demi mematangkan talenta muda Madura yang kami bina melalui Madura United Football Academy atau MUFA. Maka dari itu, bukan sebatas prestasi, tapi juga memberikan pengalaman dan jam terbang,” tegasnya.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *