Madura United Coba Eksperimen Baru Saat Hadapi Persela

  • Whatsapp
Trio pemain tengah Madura United, Slamet Nurcahyo, Diego Assis dan Zulfiandi.

Kabarmadura.id-Menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Selasa (24/9/2019) malam, dua gelandang Madura United, Syahrian Abimanyu dan Asep Berlian, tidak dapat diturunkan.

Asep dan Abimanyu tengah mendapatkan nota larangan bermain lantaran terjerat hukuman akumulasi kartu kuning. Terakhir, keduanya mendapatkan kartu kuning saat melawat ke markas Borneo FC yang tercatat sebagai ganjaran ketiga.

Kendati demikian, Pelatih Madura United Rasiman harus memutar otak untuk mengotak atik komposisi lini tengah. Sebab, keduanya kerap kali mengisi komposisi gelandang.

Menurut Rasiman, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab masih memiliki banyak opsi. Pasalnya, dia masih dapat menurunkan trio Zulfiandi, Slamet Nurcahyo, dan Diego Assis.

Jika ketika gelandang itu diturunkan secara bersamaan, komposisi tersebut bakal menjadi eksperimen baru di Madura United. Sebab, sejak Diego Assis bergabung, belum pernah berkolaborasi bersama Zulfiandi dan Slamet.

Bahkan, ketika Assis dan Slamet sempat turun bersamaan, ketika melawan Kalteng Putra, dapat memberikan imbas yang signifikan. Kala itu, Greg Nwokolo dan kolega mampu comeback dengan dari ketertinggalan 0-1.

“Kami memiliki gelandang cukup ya, Zul (Zulfiandi) masih bisa main, ada Slamet (Nurcahyo) juga selalu bermain bagus saat diturunkan, dia dengan karakter permainannya, dan penempatan posisinya di kotak penalti bagus sekali, bisa bantu tim,” ujar Rasiman.

Selain tiga gelandang murni itu, Madura United pernah menempatakan Alberto Goncalves dengan posisi gelandang serang yang mobile ke kanan atau ke kiri saat awal-awal musim. Atau, dia dapat menurunkan dua gelandang bertahan lewt duet Zulfiandi dan Guntur Ariyadi.

“Banyak, ada Gun (Guntur Ariyadi) juga yang bisa gelandang bertahan. Dia memiliki karakater ngotot seperti Asep juga. Atau kami bisa pakai 2 gelandang aja dengan Beto sebagai penyerang bayangan seperti awla-awal, lihat-lihat nanti saja, banyak solusi,” tutupnya. (idy/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *