Madura United dalam Ancaman Komposisi Baru Kompetitor, Mampukah?

KABARMADURA.ID | Pada bursa transfer paruh musim ini, 18 tim aktif belanja pemain untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2022-2023. Bahkan, sebagian klub mengganti pelatih seperti Persikabo 1973, Dewa United, dan yang lainnya.

Melihat itu, Pelatih Madura United Fabio Lefundes tidak gentar. Tim Laskar Sape Kerrab akan menjalani 17 pertandingan lagi.

Kepercayaan diri Fabio itu didasari pengalamannya yang sudah melalui dua kali tradisi bursa transfer dan mampu menghadapinya dengan baik.

Saat Liga 1 2021-2022, dia bergabung ketika putaran pertama tersisa enam laga. Lalu, pada putaran kedua, saat kompetitornya melakukan perubahan, tim besutannya ini tetap bisa survive. Bahkan, bisa beranjak dari papan bawah ke papan tengah klasemen akhir.

Kondisi senada dengan bursa transfer awal musim 2022-2023. Sentuhan Fabio mampu membuat Madura United terus bertengger di papan atas, meski bertarung dengan tim-tim yang melakukan perombakan musim ini.

Baca Juga :  Novel Jejak Kaum Aktivis jadi Motivasi Jaga Literasi PMII Guluk-Guluk

“Mereka akan datang dengan kondisi berbeda untuk melawan kami, tapi kami tidak gentar dan sudah siap bertarung” ucap Fabio kepada Kabar Madura, Rabu (11/1/2023).

Selain itu, kata dia, Madura United melakukan pembenahan pada jendela transfer saat ini. terutama membenahi ketumpulan lini serang dengan mendatangkan Kwabena Appiah dan Taufiq Hidayat.

Pewarta: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Moh Hasanuddin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *