oleh

Madura United dan PS Tira Persikabo Sama-Sama Bertipikal Ofensif

Saatnya Beradu Kematangan dan Kekompakan Tim

Kabarmadura.id-Pertandingan lanjutan Madura United di kompetisi Liga 1, akan tersaji nanti malam melawan tuan rumah PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari Bogor (kick off 18.30 WIB).

Bagi Laskar Sape Kerrab, nama lain dari Madura United, pertandingan melawan PS Tira akan menjadi pertandingan mahapenting untuk kembali mendapatkan rasa percaya diri mereka usai tersingkir dari semifinal Piala Presiden.

Dari sisi perjalanan di kompetisi Liga 1 2019, hingga pekan ke-5, Madura United sejatinya belum pernah kalah, dengan meraih 4 kemenangan dan 1 kali hasil imbang.

Menariknya, dari 5 pertandingan yang telah dijalani skuad besutan Dejan Antonic tersebut, 3 pertandingan adalah pertandingan yang digelar di kandang lawan.

“Kami ingin merebut momentum dan melanjutkan trend positif di kompetisi liga 1. Bahwa di mana pun tim kami melakukan pertandingan, harus punya keyakinan bahwa kami bisa mendapatkan poin dan itu sudah kami jalani dalam 5 pertandingan sebelumnya. Tapi, ini kompetisi panjang, masih ada 29 pertandingan lagi,” ungkap Dejan Antonic, pelatih kepala Madura United.

Kompetisi Liga 1 diakui Dejan menjadi satu-satunya kejuaraan yang saat ini menjadi prioritas Madura United setelah dalam dua kejuaraan sebelumnya, yakni Piala Presiden dan Piala Indonesia yang sama-sama gagal di babak semifinal.

Senada dengan Dejan, striker Madiura United, Alberto Goncalves, juga mengungkapkan jika timnya harus memaksimalkan peluang untuk merebut juara di kompetisi Liga 1 musim ini, Karena dengan memaksimalkan perbedaan format hasil pertandingan antara sistem gugur dengan kompetisi penuh.

“Di Kompetisi ini, jika menang ada poin 3, meskipun hanya menang satu gol. Ini perbandingan yang harus kita maksimalkan dalam menjalani pertandingan berikutnya di kompetisi liga,” ungkap Beto, sapaan akrabnya Alberto Goncalves.

Diakuinya, usai memenangi pertandingan atas PSM Makassar pada Leg kedua semifinal Piala Indonesia namun gagal melaju ke final karena kalah dalam mencetak gol tandang, para pemain Madura United sudah usai menjalani istirahat.

Waktu recovery yang telah dijalani meski hanya sekitar 3 hari, diakui Beto sudah dianggap cukup untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.

“Karena jadwal-jadwal yang sudah ada untuk pertandingan-pertandingan yang akan kami jalani bersama Madura United mau tidak mau harus diikuti. Setiap pemain harus memanej waktu dengan sebaik-baiknya,” imbuh Beto.

Bagi Beto, pertandingan melawan PS Tira Persikabo yang saat ini sama-sama berstatus sebagai tim belum pernah kalah dalam perjalanan kompetisi Liga 1 hingga saat ini akan menjadi pertandingan yang menarik bagi kedua tim karena sama-sama memiliki peluang untuk saling mengkudeta posisi di klasemen.

Lebih dari Perebutan Posisi Klasemen
PElatih Madura United Dejan Antonic memiliki penilaian berbeda, bahwa pertandingan melawan PS Tira Persikabo adalah pertandingan adu kejelian dan kekompakan kedua tim di lapangan permainan.

“Kedua tim sama-sama memiliki karakter bermain ofensif dan itu dibuktikan dengan jumlah gol yang berhasil dicetak kedua tim. Sepakbola kadang bukan tentang siapa paling banyak menguasai permainan dan menguasai bola permainan, tetapi pemenangnya ditentukan dengan siapa yang paling banyak cetak gol dan paling sedikit kemasukan. Kami harus bisa menjadi pencetak gol terbanyak dan paling sedikti kebobolan untuk pertandingan besok, kalau tidak tercapai setidaknya kami harus bisa mendapatkan poin dari sini,” urai Dejan. (bri)

Komentar

News Feed