oleh

Madura United: Jangan Paksakan Pemain Mati Bertanding!

KABARMADURA.ID – Jadwal kompetisi Liga 1 2020 masih belum dikeluarkan. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hanya membeberkan akan dimulai awal tahun 2021.

Sementara itu, wacana yang berkembang, kompetisi domestik tertinggi Indonesia ini akan dimulai Bulan Februari 2021.

Wacana tersebut membuat legenda Kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia Kurnia Sandy angkat bicara. Menurutnya, ketika Liga 1 2020 dipaksakan berlanjut  Bulan Februari 2021, itu akan mepet.

Akibatnya, Pelatih Kiper Madura United ini menjelaskan, desain jadwal akan padat. Diketahui, kompetisi tersebut masih tersisa 31 pekan.

Eks kiper asal Jawa Tengah itu menerangkan, jadwal yang padat bisa menyiksa pemain. Ditambah lagi, protokol kesehatan (prokes) Liga 1 2020 mengatur perjalanan harus ditempuh jalur darat dengan menggunakan bis.

“Kalau pemain dipaksa bermain dengan jadwal padat dan prokesnya juga jalur darat nanti, itu sama saja dengan dipaksakan. Pemain bisa mati. Pemain akan kecapean,” ujar Kurnia Sandy kepada Kabar Madura, Rabu (11/12/2020).

Selain itu, ia berpendapat, lebih baik PSSI tidak memaksakan Liga 1 2020 dilanjutkan. Itu lebih baik diakhiri.

Serta, Kurnia Sandy meminta untuk PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) sebagai operator kompetisi fokus terhadap penyelenggaraan Liga 1 2021.

“Kalau pendapat saya lebih baik Liga 1 2020 dihentikan, tidak dilanjutkan lagi. Jadi, nanti lebih fokus guna menatap musim baru. Itu lebih bagus bagi kita semua,” tutup kiper yang pernah berkiprah di Liga Itali bersama Samdoria. (idy/nam)

Komentar

News Feed