Madura United Lebih Banyak Dihukum Penalti

  • Whatsapp

Kabarmadura.id-Hingga pekan ke-22, Madura United masuk sebagai tim produktif ketiga di Shopee Liga 1 2019 lewat 40 gol yang disarangkan. Tim arahan Rasiman ini hanya kalah satu gol atas Arema FC yang berada satu tingkat di atasnya dan tertinggal dua gol dari Tira Persikabo.

Dari 40 gol yang disarangkan Madura United, empat di antaranya lahir dari titik putih. Tiga gol dieksekusi Alberto Goncalves ke gawang Borneo FC, Persaib Bandung dan Persebaya Surabaya. Satu gol lainnya dieksekusi striker asingnya, Aleksandar Rakic.

Di samping itu, capain 40 gol tersebut tidak semuanya dicetak punggawa tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini. Sebab, empat gol lainnya berasal dari gol bunuh diri yang dicetak oleh pemain lawan, antara lain mantan pemainnya, Benny Wahyudi (PSM Makassar), Agung Prasetyo (Semen Padang), Patrick Mota (PSIS Semarang) dan Nick Kuipers (Persib Bandung).

Uniknya, dua gol bunuh diri lainnya sentuhan Patrick Mota dan Agung Prasetyo, berasal dari umpan bek sayap Madura United, Alfath Fathier.

Begitu juga dengan jumlah kebobolan, Madura United tercatat paling sedikit dibobol ketiga di kompetisi domestic tertingg Indonesia ini dengan 23 kali kebobolan.

Dari jumlah kebobolan tersebut, empat gol berasal dari titik putih. Sejatinya, Madura United dijatuhi enam penalti, namun tidak dapat dieksekusi dengan baik oleh Marc Klok (PSM Makassar) dan Matias Conti (Borneo FC). (idy/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *