Madura United Masih Menunggu Pengumuman Resmi PSSI

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) DALAM PENANTIAN: Madura United menunggu kepastian secara resmi dari PSSI soal kick-off Liga 1 2021-2022.

KABARMADURA.ID – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan akan menggelar Liga 1 2021-2022, Jumat (20/8/2021). Keputusan itu sudah dikonsultasikan dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Menteri Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi pun menyampaikan akan segera menginformasikan itu secara resmi, sekaligus menggelar rapat virtual dengan 18 kontestan kompetisi domestik tertinggi Indonesia.

Bacaan Lainnya

Bahkan, federasi sepakbola Indonesia itu sudah mulai menentukan akan memulai kick-off Liga 1 2021-2022 atau seri pertama di zona orange. Sebelumnya, saat kompetisi belum ditunda, zona pertama akan dimulai di daerah Jabodetabek dan Bandung.

Mengenai hal itu, Direktur Utama (Dirut) PT. Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ul Haq mengapresiasi usaha dan rencanan tersebut. Pihaknya menunggu informasi kepastian tersebut secara resmi dan rapat virtual bersama klub Liga 1 2021-2022.

Kendati demikian, pria yang familiar disapa Habib itu menilai 20 Agustus 2021 sangat mepet dengan batas akhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang baru diperpanjang hingga Senin (9/8/2021).

Dijelaskannya, klub-klub tengah kesulitan menggelar latihan bersama. Terutama yang berbasis di Pulau Jawa dan Bali, termasuk Madura United yang baru bisa merencanakan peras keringat bersama itu pekan kedua Agustus 2021.

Madura United FC, kata Habib, tentu sangat mengapresiasi terhadap rencana kompetisi akan dimulai 20 Agustus. Ini kabar baik bagi berjalannya kompetisi sepakbola.

Sejatinya, dari tenggang waktu selesainya PPKM yang akan berakhir 9 Agustus memang sangat dekat, tetapi karena proses rekrutmen sebagian besar pemain sudah selesai, tidak akan menjadi problem besar.

“Kami sangat berharap rencana akan dibukanya kompetisi pada 20 Agustus juga disampaikan secara formal kepada klub peserta. Yakni, melalui surat dan perubahan jadwal dari rencana semula 10 Juli,” ujarnya kepada Kabar Madura, Selasa (3/8/2021).

Di sisi lain, pria asal Pamekasan ini berharap tiada perubahan atau penundaan kembali lantaran wabah Covid-19. Sebab, kick-off tersebut sejatinya sudah bergulir Juli 2021. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *