oleh

Madura United Sayangkan Kompetisi EPA Mandek

Kabarmadura.id-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memastikan kompetisi Liga 1 2020 bakal dilanjutkan kembali. Pasalnya, kompetisi domestik tertinggi Indonesia ini akan kembali bergulir mulai 1 Oktober ini.

Akan tetapi, PSSI hanya memastikan kompetisi profesional yang berputar dari semua kasta, seperti Liga 1, 2, dan 3. Berbeda dengan kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 yang meliputi U16 dan U18.

Tak ayal, Direktur Utama (Dirut) PT Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ulhaq selaku perusahaan yang menaungi Madura United, menyoroti keputusan tersebut. Menurutnya, kompetisi EPA juga penting untuk dipertimbangkan agar tidak mandek.

Selain itu, Dirut PT. PBMB itu juga membeberkan Madura United Football Academy (MUFA) telah mempersiapkan Tim U16 dan U18 guna mengarungi kompetisi EPA musim ini. Akan tetapi, persiapan itu dihentikan seiring dengan merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia.

“Saya pikir tidak hanya kompetisi yang senior yang dilanjutkan, untuk yang kelompok usia juga penting seperti U16 dan U18. Kami Madura United sudah melakukan persiapan, namun dihentikan saat kondisi darurat Covid-19,” jelasnya kepada Kabar Madura, Senin (27/7/2020) pagi.

Lebih lanjut, pria yang familiar disapa Habib juga menerangkan, berputarnya kompetisi EPA bakal membantu Tim Nasional (Timnas) Indonesia U16 yang tengah menatap Piala AFC yang akan berlangsung 26 November hingga 12 Desember 2020.

Di samping itu, Habib juga menerangkan, tim bisa memantau perkembangan talenta muda binaannya melalui kompetisi tersebut. Ditambah lagi, MUFA menggunakan 100 persen putra daerah.

“Bagus untuk Timnas Indonesia U16 melihat lagi kualitas pemainnya. Bagus juga bagi klub yang tengah membina talenta muda. Di MUFA itu semuanya anak Madura. Kami akan mengembangkan mereka. Dengan kompetisi, mereka juga akan terus berkembang,” ujarnya.

Selain itu, PSSI juga tidak memastikan Liga 1 U2020 bakal digelar. Padahal, tahun depan, Timnas Indonesia U20 akan berlaga di Piala Dunia. Akan tetapi, federasi memilih membuat peraturan di Liga 1 musim ini, yakni dengan memaksimalkan pemain-pemain muda. (idy/nam)

Komentar

News Feed