Mahasiswa Poltera Ciptakan Bilik Otomatis Penyemprotan Desinfektan Tangkal Covid-19

  • Whatsapp
(KM/IST FOR KM) INOVATIF: Sejumlah mahasiswa Politeknik Negeri Madura (Poltera) berhasil mengembangkan bilik penyemprotan desinfektan secara otomatis.

Kabarmadura.id/Sampang-Untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan wabah virus corona atau covid-19, khususnya di wilayah Madura, mahasiswa Politeknik Negeri Madura (Poltera), berhasil mengembangkan bilik penyemprotan desinfektan secara otomatis.

Pengembangangan produksi bilik penyemprotan desinfektan otomatis tersebut diprakarsai oleh Fauzil Ashghariansyah, pemuda asal Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang bersama mahasiswa Poltera lainnya.

Kepada Kabar Madura, Humas Politeknik Negeri Madura (Poltera) Taufik Hidayat menuturkan, alat penyemprotan desinfektan itu, berupa gerbang penyiraman cairan desinfektan yang memiliki kemampuan penyiraman otomatis dengan memanfaatkan teknologi internet of things (IOT), dan microcontroller, sensor ultrasonik dan relay dengan dimensi 300x150x180.

Adapun cara kerja alat tersebut, yakni menggunakan bantuan dari arduino IDE untuk melakukan deteksi secara terus menerus, kemudian saat mendeteksi pengguna di jarak tertentu, relay akan menyalakan pompa untuk menyemprotkan cairan desinfektan secara otomatis melalui lubang yang disediakan.

“Alat ini merupakan hasil pengembangan bilik penyemprotan desinfektan yang sudah terpasang di rumah sakit umum Sampang,” ucap Taufiq, Senin (30/3/2020).

Lanjut dia, produk alat sterilisasi yang berhasil dikembangkan tersebut dipergunakan untuk ukuran yang lebih besar, sehingga bukan hanya untuk perorangan, namun juga untuk jenis kendaraan bermotor roda dua.

Masih kata Taufiq, terciptanya alat tersebut karena melihat kondisi terkini akibat pandemi covid-19. Untuk itu,  Poltera dan pihak terkait tergerak untuk menciptakan bilik penyemprotan desinfektan otomatis yang berfungsi untuk melakukan penyemprotan otomatis kepada siapapun yang melewatinya.

“Jadi, kalau alat yang di rumah sakit Sampang itu, hanya khusus orang, tapi yang diproduksi kali ini lebih besar, sehingga pengendara motor sekaligus penumpangnya tidak perlu turun dari kendaraanya, semuanya terjangkau sterilisasi,” terangnya.

Sambung Taufiq, keunggulan lain dari produk tersebut, dapat ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang dinilai dibutuhkan dan efektif untuk digunakan pintu masuk dan keluar, meliputi perbatasan, pelabuhan, pusat perbelanjaan, perkantoran dan tempat-tempat publik lainnya. Sedangkan untuk proses penciptaan bilik penyemprotan desinfektan otomatis tersebut relatif sangat cepat.

“Kalau untuk produksinya sangat cepat, sesuai permintaan, baik dari instansi pemerintah maupun swasta dalam rangka untuk meminimalisir penyebaran covid-19 ini,” tandasnya. (sub/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *