Mahasiswa UNIBA Madura Ciptakan Robot Kereta Api Tanpa Rel

  • Whatsapp
TEKUN: Mahasiswa UNIBA Madura nampak sangat serius merangkai robot.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Mahasiswa Universitas KH Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura sudah berhasil merangkai empat robot line follower. Buah teknologi tu diciptakan dari kecakapan dan kejeniusan para mahasiswa kampus Tera’ Tak Adhemar tersebut.

Dengan bangga, Direktur Akademik dan Kemahasiswaan Agung Purnomo menyampaikan, mahasiswa teknik UNIBA Madura yang saat ini masih semester satu, sudah berhasil merangkai empat robot line follower.

“Alhamdulillah, ini bukti bahwa mahasiswa UNIBA Madura dapat bersaing dengan kampus-kampus yang lainnya,” katanya, Senin (28/10).

Robot line follower merupakan salah satu jenis robot yang bergerak dalam sebuah bidang garis dan mengikuti garis yang ada. Robot ini hanya bisa membaca garis hitam atau putih. Dikala garis warna hitam, maka penggunna atau driver memprogram sesuai garis hitam, begitupun sebaliknya.

Manfaatnya,konsep robot ini bisa diterapkan sebagai robot pengantar barang. Aktivitas robot tersebut, dapat berperan untuk menggantikan rel kereta api dengan sebuah garis, dimana lintasan atau jalur kerjanya dapat dibuat dengan mudah dan proses menggantinya lebih cepat dibanding membuat sebuah rel.

Dijelaskan, robot merupakan salah satu praktek mesinergikan potensi jurusan teknik di UNIBA Madura. Baik dalam kemampuan software (ilmu informatika), hardware (teknik industri) dan desain (sistem informasi serta desain komunikasi visual).

Mahasiswa UNIBA Madura bisa membuat robot, setelah melangsungkan workshop robotika yang dilaksanakan pada hari Jumat sampai Minggu (25-27/10) di Kampus UNIBA Madura.

Di sisi lain, workshop robotika merupakan langkah nyata persiapan untuk menurunkan empat tim robot pada lomba robot pada hari Sabtu sampai Minggu (16-17/10).

“Workshop dan tim robot UNIBA Madura sendiri, di bawah bimbingan dosen teknik UNIBA Madura, Ach. Dafid,” tuturnya.

Diungkapkan, tim robot UNIBA Madura merupakan tim robot perguruan tinggi kedua yang lahir di Pulau Madura, setelah Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Harapannya, agar siswa di Madura tak ragu untuk bergabung di Fakultas Teknik UNIBA Madura.

“Target ke depan, bisa tampil optimal di teknik robot dan para alumni UNIBA Madura di Fakultas Teknik, kuat di robotika,” tuturnya.

Ditambahakan Agung, setelah mahasiswa mengikuti lomba robot, ada keinginan untuk mengadakan lomba robot bagi siswa tingkat SMA ataupun MA di Madura.

“Semoga kampus UNIBA Madura dapat bermanfaat bagi para mahsiswa dan masyarakat,” pungkasnya. (imd/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *