Mahasiswi Asal Lamongan Sempat Pesimis tidak Bisa Wisuda Akibat Wabah Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BAHAGIA: Safitri bersama keluarga usai melakukan prosesi wisuda

KABARMADURA.ID, BANGKALAN –  Wabah Covid-19 melumpuhkan segala aktivitas. Salah satunya, prosesi sakral wisuda di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Akibat wabah itu, banyak Mahasiswa UTM yang sebelumnya harus merelakan untuk tidak di wisuda. Hal tersebut membuat rasa kecewa dan putus asa Mahasiswi asal Lamongan yakni Aryati Dwi Safitri.

Menurutnya, wisuda merupakan acara yang di tunggunya selama kurang lebih empat tahun.  Dia bersama keluarga, begitu senang dan bersyukur atas kelulusannya. Seharusnya, prosesi  wisuda dilaksanakan pada bulan Maret lalu. Namun, harus tertunda, lantaran wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

Aryati, meraih indeks predikat kumulatif (IPK) 3,66. Berkat keyakinan dan komitmen menyelesaikan pendidikan di tengah wabah Covid-19, prestasi yang diraihnya, tak luput dari kerja keras dan doa yang dilantunkannya untuk menyelesaikan kuliah.

“Alhamdulillah diwisuda juga, setelah saya sempat kecewa tidak bisa wisuda. Padahal orang tua ingin sekali melihat saya memakai toga,” ungkapannya dengan raut muka senang, Kamis (03/12/2020).

Selain aktif kuliah, dia juga mengajar.  Meski tidak mudah bekerja di tengah wabah Covid-19, dan memendam kekecewaan untuk tidak memakai toga, akhirnya semua itu, terbayar setelah ada keputusan dari kampus untuk wisuda secara offline.

Perempuan yang kerap disapa fitri ini, juga aktif dalam kegiatan organisasi bela diri, yakni pagar nusa. Menurutnya, perempuan harus memiliki power tersendiri ketika berada di luar rumah. Sehingga tidak diremehkan dan tidak terlihat lemah.

Terlebih, sebagai perantau, dia mengaku, harus bisa menjaga dirinya sendiri. Selain itu, banyak hal yang dia peroleh selama ikut pagar nusa. Ilmu, bela diri, persaudaraan dan budaya. “Tentunta banyak warisan budaya yang dapat saya pelajari dari pagar nusa selain bela diri,” tandasnya. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *