Maksimalkan Kinerja OPD, Diskominfo Sediakan Jaringan G-Online Sebesar Rp1,5 M

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) MOH. FAJAR PRIAMBADI: Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persediaan Dinas Komunikasi dan Komunikasi (Diskominfo) Sumenep saat diwawancarai di kantornya.

Kabarmadura.id/Sumenep-Untuk memaksimalkan kinerja  Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Komunikasi dan Komunikasi (Diskominfo) Sumenep mengadakan program jaringan government online (G-Online). Program ini pada awalnya dianggarkan Rp2,4 miliar, namun karena Covid-19 kemudian dipangkas menjadi Rp1,5 miliar.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persediaan Diskominfo Sumenep Moh. Fajar Priambadi mengatakan, pengembangan G-Online digunakan untuk memenuhi pelaksanaan tugas di lingkungan Pemkab Sumenep

Bacaan Lainnya

“Kebutuhan tersebut untuk mempermudah kinerja OPD pada waktu akan melakukan input data serta promosi program,” katanya, Kamis (6/8/2020).

Ia menambahkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar tersebut dibayarkan kepada Telkom, sebagai penyedia jaringan, secara bertahap. Selain itu, ia menegaskan, program tersebut hanya untuk OPD, tidak untuk desa.

“Terkadang pihak desa meminta kepada Diskominfo mengenai jaringan, tetapi karena bukan ranahnya kami, maka tidak dikabulkan,” ujarnya.

Jika pihak desa masih ingin difasilitasi, maka Diskominfo harus melakukan penambahan anggaran. “Karena dananya tidak cukup, maka ditangguhkan dulu,” ujarnya.

Menurutnya, semua OPD saat ini sudah dapat mengakses internet, serta dapat menjalankan tugas via online. Termasuk bentuk promosi misalnya di Disparbudpora mengenai promosi wisata dan program lainnya.

“Jika jaringan lemot, kami harap segera komunikasi dengan Diskominfo,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mengatakan, anggaran yang digunakan diharapkan tidak disia-siakan. Sebab, hal tersebut menyangkut dana rakyat yang harus dipelihara untuk kemajuan pemerintah serta masyarakat Sumenep.

“Jangan sampai ada penyelewengan anggaran” tukasnya.

Diskominfo segera bertindak tegas ketika ada permasalahan pada penggunaan jaringan G-Online. Sebab, terkadang saat ini gangguan jaringan menjadi penghambat semua OPD ketika hendak melakukan tugasnya.

“OPD juga harus saling memberitahu kepada Diskominfo ketika ada masalah. Sehingga, Diskominfo dapat berkomunikasi dengan pihak telkom,” pungkasnya. (imd/pai)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *