Malik Effendi Kunci Peluang dari PAN untuk Pilkada Sumenep

  • Whatsapp
KM/Malik for KM

Kabarmadura.id/Sumenep-Setelah munculnya sejumlah nama dalam penjaringan yang dilakukan PKB, Nama Malik Effendi kembali mencuat dalam bursa calon bupati Sumenep untuk Pilkada 2020.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu, digadang-gadang sudah mengunci satu-satunya tiket dari partai berlambang matahari itu. Telebih, dengan kepemilikan enam kursi di DPRD Sumenep, PAN menjadi partai yang patut jadi perhitungan dalam kontes politik lima tahunan itu.

Namun, Malik belum menyatakan dengan terang-terangan bakal benar-benar maju. Namun niatannya itu, sudah melalui beberapa pertimbangan yang matang, terutama untuk merespon niat baik dari berbagai pihak yang memintanya untuk maju.

“Semua yang mempunyai perhatian ke Sumenep sudah pasti mencalonkan diri di pilkada nanti, untuk saya sendiri memang ada beberapa pihak, baik organisasi maupun partai politik yang meminta saya maju, tetapi saya belum memutuskan sampai Januari nanti,” katanya, Rabu (20/11/2019).

Mantan anggota DPRD Jawa Timur itu menambahkan, alasan niatannya harus diwujudkan, lantaran merasa terpanggil untuk membuat pembenahan. Sebab, Sumenep memiliki potensi kekayaan alam yang berlimpah.

Malik menyebut, yang menjadi problem mendasar, adalah dari sekitar 400 kabupaten kota di Indonesia, Sumenep termasuk 50 kabupaten terkaya. Tetapi kenyataannya, menjadi populasi terbanyak yang mengantongi jumlah kemiskinan.

“Masuk peringkat ke-5 terjelek dari 38 kabupaten se Jawa Timur, nah ini yang akan menjadi tantangan yang harus diselesaikan,” imbuhnya.

Namun, ada yang masih mengganjal perasaannya, yakni maraknya kontes politik berbalut perang politik uang. Sehingga dengan fenomena tersebut, perlu ada komitmen kerja yang nyata dari calon pemimpin untuk siap membuat gebrakan. Agar, dapat menarik perhatian publik selain hanya soal uang politik.

“Kalau uang yang menjadi ukurannya, waduh sulit untuk mengubah atau memperbaiki Sumenep ini, meskipun saat ini sudah lumayan tertinggal,” tegas Malik.

Politisi yang familiar dengan istilah Jhung Rojhung itu, siap tampil dengan tawaran pola berbeda untuk memimpin Sumenep, yakni dengan misi riang gembira, cukup sandang pangan dan mapan secara spiritual.

“Targetnya setiap desa harus ada kampung tahfiz, APBD sebagian difokuskan ke situ, harapannya mencetak ribuan hafiz dan hafizah, sehingga mudah berkuliah di universitas ternama, bahkan mereka akan mendapatkan biaya siswa,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Sumenep Hosaini Adhim menjelaskan, sampai saat ini partainya belum menentukan nama yang direkomendasikan untuk maju sebagai bakal calon bupati. Namun dalam waktu dekat, akan mulai fokus ke persiapan pilkada.

“Sementara ini kami masih sibuk dengan fraksi dan reses dari para teman-teman di dapilnya, paling dalam pekan ini (rapat internal),” paparnya.

Sedangkan untuk rekomendasi bakal calon, akan memprioritaskan kader partai, tetapi belum spesifik kepada satu nama, karena yang bisa memutuskan itu adalah kepengurusan tingkat pusat.

“Kami DPD hanya mengusulkan nama-nama calon ke DPW lalu disampaikan ke DPP, nah DPP ini yang akan memutuskan siapa nama yang akan diusung oleh PAN nantinya,” jelas Hosaini. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *