oleh

Manajer Madura United Rahmad Darmawan Berduka

Kabarmadura.id-Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Putri Satia Bagdja telah menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (3/8/2020). Meninggalnya arsitek Tim Garuda Putri itu menjadi duka bagi pelaku dan pecinta sepak bola nasional. Salah satunya Manajer Madura United Rahmad Darmawan.

Kata RD-sapaan familir dari Manajer Madura United mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Satia Bagdja tersebut. Bahkan, dia bercerita, kerap kali menangani tim bersama dengan almarhum.

Diketahui, Setia Bagdja menjadi asisten RD saat membesut Persikota Tangerang pada 2001, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, hingga Timnas Indonesia U23 pada 2011-2013.

Selain itu, karir kepelatihan RD yang hingga ke negara tetangga Malaysia. Kala itu, RD melatih T-Team Terengganu Malaysia yang juga didampingi Satia Bagdja.

Pada tahun 2018, baru RD dan Setia Bagdja tidak melatih bersama ketika menangani Sriwijaya FC.

“Saya sangat kehilangan sekali dengan berpulangnya Pak Setia. Saya lama menangani tim, dan tidak hanya satu tim. Kami juga sangat dekat,” ceritanya kepada Kabar Madura, Selasa (4/8/2020) pagi.

Di samping itu, manajer tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu menuturkan, tidak sebatas menjadi rekan kerja dengan Setia Bagdja. Dia justru sudah menganggapnya sebagai teman berdiskusi, bahkan sebagai keluarga.

Tak ayal, RD merasa sangat terpukul dengan berpulangnnya mantan asistennya itu di Timnas Indonesia U23 dan sejumlah klub lainnya.

“Saya melihat dan memperlakukan Pak Setia bukan hanya sebagai rekan kerja. Pak Setia itu seperti kakak, seperti teman diskusi, kami serasa sudah satu keluarga, saya sangat kehilangan sekali,” ujarnya.

Selain itu, RD berharap, keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dengan cobaan tersebut. Dia meyakini, Setia Bagdja sudah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan.

“Tidak butuh risau, Pak Setia itu orang baik, saya yakin sudah berada di tempat yang terbaik,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed