oleh

Manajer Madura United Soroti Rencana Regulasi U20

Kabarmadura.id-Jelang kembali bergulirnya kompetisi Liga 1 2020 di era new normal, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana menerapkan regulasi, klub memainkan pemain berusia 20 tahun.

Alasannya, pemain tersebut dalam rangka persiapan Piala Dunia U20. Diketahui, Tim Nasional Indonesia U20 bakal mentas di ajang bergengsi itu, sekaligus menjadi tuan rumah tahun 2021.

Akan tetapi, regulasi tersebut masih belum ditetapkan, meskipun Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah berbicara di media. Dalihnya, masih hendak berdiskusi lebih lanjut dengan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Kendati demikian, Manajer Madura United Rahmad Darmawan menyoroti rencana tersebut. Menurutnya, rencana tersebut kurang tepat untuk ditetapkan. Sebab, dia menilai, tidak semua tim memiliki pemain di usia 20 tahun, serta terdapat klub yang memiliki sangat banyak pemain di usia tersebut.

Lebih lanjut, pelatih yang familiar disapa RD ini membandingkan dengan regulasi yang ditetapkan pada Liga 1 2017. Saat itu, setiap klub wajib memainkan pemain usia 23 tahun selama 45 menit dalam rangka persiapan Asian Games.

“Bayangkan, ada klub yang memiliki pemain banyak di usia 20 tahun, pasti tidak akan memainkan semua kan. Ada juga klub yang tidak memiliki pemain yang usia tersebut tentu tidak berimbang. Kalau yang tahun 2017 itu usia 23 tahun, jadi banyak klub yang punya,” jelasnya kepada Kabar Madura, Selasa (30/6/2020) siang.

Meskipun kurang sepakat dengan rencana tersebut, Manajer Madura United ini menyarankan, PSSI megikutsertakan satu klub baru di kompetisi Liga 1 2020 ini yang berkomposisikan pemain 20 tahun.

“Iya, menurut saya, memang ada satu tim yang ikut di Liga 1 sekarang ini, tapi semuanya yang dipersiapkan untuk Piala Dunia memang. Jadi, tidak mengganggu persiapan dan kestabilan klub juga, karena ini bukan sebatas main-mainan,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed