oleh

Manfaat Pembangunan PPI Sampang Kurang Dirasakan Nelayan

KABARMADURA.ID, Sampang, Camplong – Rencana pembangunan lanjutan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) menuai protes. Khususnya dari sejumlah nelayan di sekitar Kecamatan Camplong. Para nelayan khawatir lokasi itu tidak bisa dimanfaatkan warga maupun nelayan setempat.

Rasa khawatir itu muncul setelah pembangunan lanjutan tersebut tidak lagi ditangani pemerintah daerah. Namun ditangani langsung oleh pemerintah provinsi. Hal Itu setelah adanya peralihan aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Sesuai, penerbitan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Sejak itu pemerintah Sampang tidak punya hak mengelola. Sehingga, dipastikan tidak mempunyai kewenangan melanjutkan rencana pembangunan PPI.

Salah satu nelayan, di Kecamatan Camplong, Masduki, 43, mengaku khawatir jika pembangunan PPI dilanjutkan. Apalagi dikelola langsung oleh Pemprov Jatim.

“Setahu saya selama ini PPI direncanakan untuk jadi pasar penjualan ikan nelayan. Meski selama ini pula belum berfungsi sejak selesai dibangun,” ucapnya.

Namun, lanjut dia, selama ini masih bisa berguna untuk tempat parkir para perahu nelayan. Sebab kolam labuh yang dibangun sebelumnya sangat berguna untuk parkir perahu nelayan. Termasuk dermaga yang disediakan.

“Saya khawatir nelayan tidak bisa masuk ke area ini lagi. Apalagi rencana penjualan ikan belum sempat terlaksana,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, selama ini nelayan bukan tidak mau menurunkan ikan di lokasi PPI. Namun sejak selesai dibangun tidak ada koordinasi dari pemerintah. Sehingga, PPI tidak memberikan dampak yang positif. Sebab memang jarang nelayan menurunkan ikan di lokasi PPI.

“Seandainya nelayan dikoordinir. Mungkin PPI akan ramai. Tapi selama ini tidak ada perhatian dari pemerintah. Malah sekarang sudah dikelola pemerintah provinsi,” ucapnya.

Pihaknya berharap, PPI tetap bisa bermanfaat bagi nelayan. Jika tidak, pihaknya melarang aktivitas di PPI dilanjutkan. Sebab menurutnya, nelayan setempat sudah mempunyai harapan besar PPI bisa dioperasikan.

“Bisa saja PPI diubah kemanfaatannya dan tidak memberikan kenyamanan kepada nelayan. Kami akan larang ada aktifitas kelanjutan pembangunan PPI,” tegasnya.

 

Pihaknya meminta pemerintah menjelaskan rencana pembangunan PPI dari Pemprov Jawa Timur. Sebab jika tidak, nelayan akan melakukan protes keras jika pembangunan dilanjut.

Sayangnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Sampang, Wahyu Prihartono belum memberikan tanggapan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak tersambung. (km54/mam)

Komentar

News Feed