Manfaatkan Waktu Luang, Penjual Tahu Petis asal Bangkalan Menunggu Pembeli Sembari Mengaji

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) LANGKA: Salah satu penjual tahu petis saat mengisi kekosongan waktunya dangan mengaji.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Pedagang satu ini pedagang cukup langka. Karena di sela-sela waktu luangnya, menyempatkan diri untuk membaca Alquran. Ialah Solihin, pedagang tahu petis asal Bangkalan.

Pukul 16.30 WIB Solihin datang dengan menggunakan sarung dan baju lengan panjang dengan motif kotak. Ia membawa motor jenis Supra X.

Dalam sekejap, lelaki setengah baya itu mengeluarkan tahu dari dalam gerobaknya. Perlahan tapi pasti satu per satu pembeli datang, mencari dan memilah makanan ringan pengganjal perut itu.

Tahu, Cabai, dan petis sudah menjadi paket lengkap jajanan di pinggir jalan yang dapat membuat pembelinya ketagihan.

“Yang saya kerjakan, yang saya mampu, yang saya mampu, yang saya berikan untuk keluarga,” katanya sambil menata tahu.

Ia juga memiliki mimpi dan tekad untuk memberikan pendidikan layak untuk anaknya. Meski dengan penghasilan per hari sekitar 30 sampai 70 ribu, ia terus mengajarkan pada keluarganya, agar tidak lepas dari syukur dan menerima jalan yang ditentukan oleh Sang Pencipta.

“Saya hanya ingin mereka lebih sukses dari saya, tapi juga ingin mereka tetap takwa kepada Allah Swt,” ulasnya.

Setelah menata puluhan tahu dan petisnya, ia menggelar banner untuk alas duduk, kemudian mengeluarkan Alquran mini dari tasnya.

“Tak banyak yang bisa saya lakukan, tapi mendekatkan diri dengan membaca Alquran insya Allah bisa saya amalkan,” ceritanya.

Lelaki yang beralamatkan Desa Bunajih Kecamatan Labang itu menyampaikan bahwa usaha itu keharusan, tapi doa juga tidak boleh ditinggalkan.

“Mari saling mendoakan agar penyakit ini selesai,” tutupnya sambil memulai bacaan Qurannya. (hel/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *