Mantan Kades Bira Barat Kembali Mangkir Panggilan Kejaksaan

  • Whatsapp
(KM.JAMALUDDIN) KECEWA: Warga Desa Bira Barat, Marsidi, saat diwaancarai terkait pemanggilan kedua Kejari Sampang kepada mantan kepala Desa Bira Barat terkait kasus pungli.

Kabarmadura.id/Sampang-Mantan kepala Desa (Kades) Bira Barat untuk kedua kalinya mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. Pemanggilan tersebut terkait dengan pungli Proyek Operasi Nasional (Prona) mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6 juta pada tahun 2017 lalu.

Hal itu diketahui, berdasarkan penuturan warga Desa Bira Barat Marsidi yang datang ke kantor Kejari, Kamis (23/1/2020).  Kedatangannya untuk mempertanyakan perkembangan kasus yang sedang ditangani oleh Kejari Sampang itu. Namun sampai pukul 15.45 WIB, keduanya tidak datang ke kantor Kejari Sampang.

“Kami datang ke sini hanya ingin memastikan perangkat Desa Bira Barat hadir atau tidak untuk memenuhi panggilan kedua dari penyidik,” ungkapnya, Kamis (23/1/2020).

Sebab, dia mengetahui bahwa pada hari itu, Kejari Sampang mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan kepala Desa Bira Barat Juhairiyah dan suaminya Kurrahman serta beberapa perangkat desa yang lain.

Dengan mangkirnya Juhairiyah dan Kurrahman, ia berharap, Kejari Sampang segera melakukan pemanggilan ketiga untuk proses penyidikan. Jika tetap tidak hadir, maka harus ada penjemputan

“Kalau nanti panggilan ketiga kepala desa dan perangkatnya tidak menghadap, kami atas nama masyarakat Desa Bira Barat minta Kejari Sampang untuk melakukan penjemputan paksa,” pintanya,

Sebelumnya, kata Marsidi, pemanggilan pertama oleh Kejari Sampang juga  tidak dipenuhi, sehingga melakukan pemanggilan kedua.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sampang, Edi Soetomo  saat dikonfirmasi lewat selulernya tidak diangkat, dan dikirim pesan lewat akun whatsappnya juga tidak dibalas. (mal/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *