Mas Tamam Gratiskan Operasi 9 Penderita Bibir Sumbing

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kepada seluruh warganya terus diwujudkan dalam bentuk program nyata. Salah satunya di bidang kesehatan. Pemkab Pamekasan memberikan layanan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis untuk warga miskin terdampak Covid-19.

Program tersebut dikerjasamakan dengan Yayasan Dewi Kasih dan Fatayat Nadhlatul Ulama (NU) Cabang Pamekasan. Layanan operasi gratis itu diberikan kepada sembilan orang, dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirjo (SMart) Pamekasan, Jumat (28/05/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengaku, akan terus mengembangkan inovasi dalam menjalankan program prioritasnya. Termasuk di bidang kesehatan. Bahkan, pihaknya akan menyulap RSUD SMart dengan perwajahan baru dan pelayanan yang prima terhadap seluruh pasien. Sebagaimana pelayanan di hotel.

“Baru kemudian disambut dengan salam, ada yang bisa dibantu. Kira-kira kalau penyakitnya sakit gigi 50 persen sembuh,” ucapnya diiringi gelak tawa tamu yang hadir.

Pria yang akrab dipanggil Mas Taman itu mengajak kepada seluruh orang tua yang anaknya mengalami kelainan fisik, agar tidak putus asa dan tidak mengeluh. Terlebih lagi untuk tidak melontarkan kalima-kalimat negatif. Mas Tamam mengajak demikian, agar tidak ada energi negatif yang mengalir dalam diri setiap pribadi.

Bahkan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta, agar semua pihak bersyukur. Sebab, dengan penuh rasa syukur, aura bahagia dan energi positif akan senantiasa mengalir dalam diri setiap orang. Sehingga, keihklasan dalam menjalani hidup akan tumbuh.

“Syukur ini ditambah dengan berdoa kepada Allah, agar seluruh ikhtiar yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik. Mudah-mudahan bersamaan dengan takdir dari Allah SWT,” tuturnya.

Salah seorang panitia pelaksana operasi bibir sumbing dan langit-langit dari Fatayat NU, Halimatus Sakdiyah menuturkan, sembilan orang tersebut berasal dari Desa Karang Anyar, Palengaan Daya, Bujur Tengah, Baru Bintang, Palengaan, Trasak, Murtajih dan Kelurahan Kolpajung.

“Satu orang lagi berasal dari Omben Sampang,” ungkap aktivis sosial tersebut.

Dijelaskannya, untuk bisa mendapatkan fasilitas operasi gratis, bagi penderita bibir sumbing, minimal berusia tujuh bulan, memiliki berat badan minimal 10 kilogram dan sehat secara umum. Sementara bagi penderita sumbing langit-langit, minimal berusia tiga bulan, berat badan minimal 5 kilogram dan sehat secara umum.

Untuk diketahui, program operasi bibir sumbing gratis tersebut dicanangkan oleh Pemkab Pamekasan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan. Sembilan orang penerima layanan tersebut telah sesuai dengan jumlah pendaftar pada panitia penyelenggara.

Sebelumnya, kegiatan operasi bibir sumbing gratis juga dilakukan oleh Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) bekerja sama dengan salah satu rumah sakit swasta di Surabaya. Kegiatan tersebut pada (25/5/2021) lalu dengan memfasilitasi delapan orang pasien. (ali/nam/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *