Mas Tamam Jamin Pensiunan Atlet dengan WUB

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) JANGAN KHAWATIR: Bupati Pamekasan saat bersama atlet berprestasi di Pringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (28/6/2021)

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menerima tamu spesial pada Senin (28/6/2021). Dia adalah seorang pelatih dan tiga orang atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPC) Kabupaten Pamekasan yang berprestasi dan akan mewakili Provinsi Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua mendatang.

Pria yang akrab dipanggil Mas Tamam itu berharap, para atlet asal Pamekasan itu bisa mengharumkan nama baik Provinsi Jawa Timur, lebih khususnya Kabupaten Pamekasan. Tidak hanya akan diberikan hadiah uang, para atlet berprestasi itu juga akan dijamin fasilitas untuk masa depan.

Bacaan Lainnya

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu telah menyiapkan sejumlah program yang bisa membantu masa depan para atlet di masa mendatang setelah pensiun sebagai atlet. Program yang dimaksud adalah wirausaha baru (WUB) yang saat ini tengah digagasnya.

“Kami memiliki program WUB. Program ini akan melatih untuk menjadi pengusaha. Atlet bisa mengikuti program prioritas pemkab,” ucap Mas Tamam.

Menurut Mas Tamam, pensiunan atlet tidak harus menjadi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga bisa menjadi pengusaha.

“Jadi atlet ini bisa saja didorong menjadi pengusaha. Dilatih, difasilitasi mesinnya, dibantu modalnya dan dibantu marketnya, baik offline maupun online,” tangkas mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur itu.

Pihaknya akan memfasilitasi mereka mulai dari wawasannya, yakni dengan sebuah pelatihan berwirausaha, modal usaha, peralatan usaha hingga ke pemasarannya, baik secara online maupun offline.

Namun dia berharap, para atlet yang memiliki kompetensi dan profesional dalam satu bidang olahraga dapat meneruskan karirnya sebagai pelatih professional.

“Ini sebagai kebijakan yang bisa kita manfaatkan setelah purna atlet bisa menjadi pengusaha,” pungkas Mas Tamam.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Johan Agung mengatakan, tiga atlet dan satu orang pelatih yang akan menuju PON itu dalam waktu dekat akan menjalani isolasi di Surabaya, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka baik hingga menjelang PON.

Menurutnya, program Pemkab Pamekasan dapat menjadi solusi bagi para atlet yang kebingungan setelah pensiun dari dunia olahraga. Dengan program WUB, para atlet bisa berkembang menjadi seorang pengusaha. Namun pihaknya tetap berharap para atlet bisa tetap diberdayakan sesuai dengan bidang kompetensinya masing-masing.

“Contohnya kita akan bergabung dengan program yang sudah dijalankan pemkab. Misalnya bikin apa, nanti bisa dijual melalui kelompok yang sudah dibina,” tutur Johan. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *