Masa Pancaroba Diprediksi hingga Akhir Oktober, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Angin Kencang dan Hujan Lebat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) DIPERBAIKI: Beberapa rumah yang atapnya roboh akibat angin puting beliung, Senin (18/10/2021) lalu.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan mengimbau masyarakat lebih waspada dalam menghadapi masa pancaroba yang diprediksi terjadi hingga akhir Oktober tahun ini. Sebab sebelumnya, sebanyak 52 rumah warga porak poranda diterpa angin puting beliung.

“Kalau cuaca ekstrim diperkirakan sampai dengan bulan Desember. Kalau pancarobanya sudah masuk di bulan Oktober ini dari fenomena el nino ke la nina,” ungkap Kepala BPBD Bangkalan Rizal Moris.

Ia melanjutkan, curah hujan yang tinggi disertai petir dan angin kencang perlu diwaspadai. “Pancaroba ini bisa menyebabkan puting beliung, hujan lebat disertai kilat petir, hujan es,” katanya, Rabu (20/10/2021).

Dampak pancaroba diprediksi tidak hanya puting beliung dan hujan lebat. Tetapi, dapat menimbulkan banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. “Untungnya kemarin (Senin, red) angin puting beliung dan hujan lebat tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya mengakibatkan 52 rumah rusak ringan dan berat,” paparnya saat menjelaskan mengenai kondisi pancaroba tahun ini.

Selain itu, sebagai upaya antisipasi, ia mengimbau warga rajin meng-update  informasi terbaru dari BMKG mengenai prediksi cuaca berikut analisanya.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi cuaca terkini, BMKG Juanda membuka layanan informasi cuaca 24 jam. Bisa diakses lewat website kami, media sosial atau langsung saja kontak kantor BMKG,” pesannya.

Pihaknya mengaku akan mengerahkan semua kemampuan terutama penanganan kedaruratan dalam penanggulangan bencana. Rizal mengungkapkan akan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Pusat yang berkaitan dengan soal kewenangan sesuai aturan dan ketentuan.

“Yang paling penting adalah penanganan darurat yang harus dilakukan bersama TNI, Polri, dan jajaran OPD terkait untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi di  Bangkalan,” pungkasnya.

 

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *