Masa Penyidikan Kelemahan Menindak Pelanggaran Pilkada

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) BOCORKAN: Kasatreskim Polres Sumenep AKP Dhani Rahadian Basuki membeberkan kelemahan penyidikaan pelanggaran pilkada.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskim) Kepolisian Resor (Polres) Sumenep AKP Dhani Rahadian Basuki menjelaskan, penyidikan pelanggaran di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 telah ditutup.

Menurutnya, surat perintah penghentian penyidikan (SP3) telah dikeluarkan per-Senin (4/1/2021) siang. Sebab fokus saat ini, pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Alhasil, masalah tersebut tidak dilanjutkan.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, penghentian penyidikan itu, lantaran melebihi batas. Yakni, masa penyidikan tindak pidana pilkada hanya 14 hari. Sebelumnya, terlapor sudah dipanggil sebanyak dua kali, namun tidak kunjung datang.

Pihaknya juga sudah menyanbangi rumahnya, hanya saja tidak sedang di tempat. “Kami sudah panggil dua kali tidak datang. Kami cari juga tidak ada di tempat. Informasinya dari keluarganya lagi di Batam,” ungkapnya kepada Kabar Madura saat ditemui di ruang kerjanya.

Tenggang waktu yang singkat itu, menjadi catatan tersendiri. Ditambahkannya, masa penyidikan yang singkat tergolong lemah. “Tindak pidana pilkada, iya kelemahannya itu (masa penyidikan red) batas waktunya ditetapkan 14 hari,” imbuhnya.

Diketahui, pelanggaran Pilkada Sumenep itu, tercatat sebagai satu-satunya pelanggaran yang diproses Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumenep dari 9 laporan dan temuan.

Lantaran pelanggaran yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten masuk kategori pidana, Bawaslu Sumenep telah menyerahkan ke Polres pada Desember lalu untuk diproses.

Sebelum diserahkan ke Polres Sumenep, pelanggaran sempat direkomendasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PDU). Tapi akhirnya gagal setelah dinyatakan tidak cukup bukti. (idy/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *