Masih 12 Perusahaan yang Tergabung, DPRD Pamekasan Tekan Sosialisasi Job Fair Dimasifkan

News13 views

KABAR MADURA | Pelaksanaan job fair 2024 akan digelar pada Juni mendatang. Sayangnya, sejauh ini masih ada 12 perusahaan yang terdaftar. Padahal targetnya, sebanyak 30 perusahaan.

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Wardatus Sarifah mengatakan, pelaksanaan job fair itu harus dipersiapkan secara matang. Sehingga, output dari terselenggaranya job fair berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal dan benar-benar bisa mengurangi angka pengangguran.

Wardah menyebut, diperlukan penawaran yang menarik kepada perusahaan untuk bergabung dalam job fair tersebut, seperti tenaga kerja yang ditawarkan sudah terlatih dan kompeten serta pengalaman. Sehingga, bisa menarik minat perusahaan untuk bergabung.

“Kalau bisa lebih dari 30 perusahaan sebenarnya,  karena mengingat jumlah pengangguran. Diharapkan job fair ini menjadi angin segar untuk para pencari kerja,” paparnya, Rabu (15/5/2024).

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Akui Sudah Ajukan SK PAW Anggota F-PPP yang Pindah Partai

Selanjutnya, tambah Warda, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus gencar melakukan sosialisasi dengan adanya job fair tersebut kepada masyarakat, utamanya pada para pencari kerja (pencaker). Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan tidak cukup hanya dengan media sosial, melainkan juga secara personal. Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan bahwa perusahaan yang terlibat harus menyediakan pekerjaan yang gajinya sesuai dengan UMK.

“Jangan sampai menyediakan pekerjaan yang gajinya tidak sesuai dengan UMK. Jangan sampai juga, nanti banyak yang daftar mencari kerja tapi perusahaannya cuman 12, ataupun sebaliknya,” tutur Warda.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Ali Syahbana mengutarakan, perusahaan yang terlibat sejauh ini memang masih 12 perusahaan. Namun, tidak menutup kemungkinan nantinya akan terus bertambah. Sebab, terakhir pendaftarannya masih 30 Mei mendatang.

Baca Juga:  PPH di Lingkungan Kemenag Hanya Berwenang Fasilitasi Sertifikat Halal Sel Decler 

Dikatakan, program yang ditarget akan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal itu hanya akan terealisasi satu hari. Pasalnya, menyesuaikan dengan kapasitas anggaran. Instansinya hanya mendapatkan alokasi Rp75 juta untuk mengkaver kegiatan tersebut. Dia berharap, kegiatan job fair yang akan diselenggarakan itu bisa mengurangi angka pengangguran di Pamekasan.

“Rasa-rasanya memang sulit untuk menyerap 1.000 tenaga kerja di job fair. Untuk perusahaan yang akan terlibat nanti macam-macam. Ada yang bergerak di bidang pemasaran, keuangan, dan lain-lain,” papar Ali.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *