oleh

Masih Aman, Petani Belum Khawatirkan Stok Pupuk Bersubsidi

Kabarmadura.id/Bangkalan-Ketersediaan pupuk bersubsidi di tengah wabah Covid-19 menjadi kekhwatiran petani. Sejumlah petani khawatir akan terjadi kelangkaan pupuk.

Kekhawatiran itu terjadi karena saat ini memasuki musim tanam kedua. Para petani menekan pemerintah setempat agar mengantisipasi adanya kelangkaan pupuk bersubsidi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Bangkalan Agung Rusdianto menyatakan, stok pupuk pertanian tahun ini masih terbilang aman. Sehingga ia meminta kepada para petani agar tidak khawatir akan terjadi kelangkaan pupuk.

“Pupuk pertanian dalam satu tahun ke depan aman, setok di musim tanam kedua ini sudah kami persiapkan, sehingga tidak perlu khawatir,” terangnya, Kamis,(7/5).

Dikatakan Agung, pupuk salah satu media dalam dunia pertanian yang sangat penting dan diutamakan agar hasil panin tetap berkualitas.

Ditambahkannya, pupuk yang akan disalurkan kepada petani melalui kelompok tani. Untuk jumlahnya disesuaikan dengan permintaan para kelompok tani yang terdata di setiap penyuluh.

Kendati dalam kondisi wabah Covid-19 bantuan pupuk bersubsidi terhadap petani akan tetap berjalan. Hal itu sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan pangan.

“Jika pupuk tidak terdistribusikan maka  berdampak buruk terhadap penghasilan pertanian, terutama beras,” imbuhnya.

Salah satu anggota poktan Rofi’i menuturkan, pupuk bagi masyarakat yang latar belakangnya sebagai petani sangat dibutuhkan. Jika tanaman padi tidak diberikan pupuk khawatir akan berdampak buruk terhadap pohon padi maupun hasil panen.

Rofi’i menabahkan, selama ini kebutuhan pupuk tidak begitu sulit sebab persediaan di musim tanam kedua masih tercukupi.

Jika kondisi pupuk langka biasanya ada pemberitahuan dari dinas pertanian sehingga masyarakat tidak melakukan penanaman bibit dengan jumlah yang besar.

“Intinya para petani berharap agar jangan sampai terjadi kelangkaan pupuk,” tukasnya. (sae/mam/waw)

Komentar

News Feed