Masih Banyak Pekerja Rentan Sektor Informal di Pamekasan yang Butuh Perlindungan Jaminan Sosial

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) JAMINAN: Jumlah peserta Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pamekasan masih minim.  

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  -Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pamekasan mencatat, hanya 1.358 orang yang  terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor informal. Padahal, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 223 ribu orang yang terinventarisir sebagai pekerja sektor informal.

Menurut Kepala Kantor Cabang (KC) BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Indra Fitriawan mengungkapkan, sosialisasi kepada pekerja rentan telah dilakukan. Namun, jumlah pekerja sektor informal yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak mencapai 50 persen.

Bacaan Lainnya

“Dari pekerja informal, ada beberapa dari kelompok nelayan dan guru ngaji. Tapi, kalau dibandingkan dari datanya, masih sangat jauh. Makanya, kami butuh bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah agar bisa mendorong pekerja informal, dan bisa memberikan perlindungan kepada pekerja yang rentan,” paparnya, saat diwawancarai khusus di ruang kerjanya, Selasa (21/9/2021).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, kualifikasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan informal yaitu memiliki pekerjaan yang dibuktikan di KTP. Selain itu, setiap peserta diwajibkan membayar iuran Rp16.800 per bulan.

“Dari pembayaran Rp16.800 itu, jika peserta mengalami kecelakaan kerja, maka tidak ada batasan biaya, berapa pun pengeluaran yang dibutuhkan akan dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, secara aturan, Pemkab bisa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk menjamin pekerja rentan. Sesuai yang tertuang dalam Peraturan Menteri dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22 dan 27 Tahun 2021 yang memperbolehkan Pemkab memberikan jaminan sosial (jamsos).

“Makanya, kami juga akan mendorong supaya perlindungan untuk pekerja rentan bisa dianggarkan melalui APBD. Kemarin, kami juga sudah bersurat kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan,” pungkasnya.

 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *