Masih Berprestasi di Tengah Musim Tersenggang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/)

KABARMADURA.ID – Tahun 2020 menjadi perjalanan tersenggang Madura United setelah wabah Covid-19 merebak di Indonesia, tepatnya setelah Presiden Jokowi  mengumumkan pertama kali dua warganya terkonfirmasi Covid-19 Maret lalu.

Di pertengahan bulan Maret itu juga, kompetisi Liga 1 2020 harus dihentikan. Sempat mau dilanjutkan pada bulan Oktober, namun kembali gagal setelah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak mengeluarkan izin keramaian. Alhasil, kompetisi itu tidak berlanjut hingga akhir tahun ini, tapi masih direncanakan Februari 2021 depan.

Bacaan Lainnya

Kendati tercatat sebagai musim tersenggang sejak 2016 lalu, Madura United tetap sukses menorehkan prestasi. Tepatnya saat tim berjuluk Laskar Sape Kerrrab berhasil meraih  juara ketiga turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (PG Jatim) usai terhenti di babak semifinal.

Tidak sebatas itu, pemain playstation (ps) Madura United Elga Cahya Putra juga sukses meraih juara ketiga Indonesian Football e-League (IfeL) usai mengalahkan Persita Tangerang di perebutan juara tiga itu.

“Harus disyukuri apa yang sudah dilalui di tahun 2020 ini. Jadikanlah pelajaran untuk menatap musim depan atau tahun-tahun berikutnya,” ucap Direktur Madura United Haruna Soemitro kepada Kabar Madura, Selasa (22/12/2020).

Di samping itu, Slamet Nurcahyo dan kolega juga melalui pengalaman baru seperti  pertama kali mengikuti ajang PG Jatim, tour Malaysia, dan IFeL.(idy)

 

*Perjalanan Madura United 2020*

9 Januari, COO Madura United Annisa Zhafarina ke London guna menyelesaikan pendidikan di UEFA CFM.

10 Januari, Latihan pertama di tahun 2020 semmbari pemotongan kue ulang tahun Madura United dan Presiden klub Achsanul Qosasi pasca latihan di SGB Madura.

13 Januari, Fullback Madura United U16 Febrian Tri Yanto mendapat undangan pemusatan latihan Timnas Indonesia U16.

14 Januari, Talkshow bersama PWI Pamekasan sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun Madura United.

19-27 Januari, Tour Malaysia Madura United dengan melawan Johor Darul Takzim FC dan Terengganu FC yang sekaligus tercatat sebagai away pertama lintas negara.

26 Januari, Gol perdana putra daerah yang dibukukan Moch Kevy Syahertian ke gawang Terengganu FC Malaysia.

10-17 Februari, Keikutsertaan pertama Madura United di Turnamen Piala Gubernur Jawa Timur, serta berhasil meraih juara tiga.

29 Februari, Laga pertama Madura United di kompetisi Liga 1 menang melawan Barito Putera (4-0).

2 Maret, Presiden RI Joko Widodo mengumumkan Indonesia zona merah.

9 Maret, Laga pertama Madura United dengan memperhatikan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19, yakni menjamu Persiraja Banda Aceh (0-0).

10 Maret, Seleksi Madura United U16 dan U18.

15 Maret, Laga terakhir Madura United di level kompetisi melawat ke kandang Bali United FC dan laga terakhir Liga 1.

20 Maret, Latihan terakhir Madura United pascas-kompetisi dihentikan sementara, serta menerapkan latihan mandiri.

27 Maret, PSSI keluarkan SKEP/48/III/2020 terakit status force maguire hingga Juni.

28 Maret, Keluarga besar Madura United mulai berkontribusi membasmi dan mencegah penularan wabah Covid-19

9 April, Madura United mulai menyuarakan bahayanya menggelar kompetisi di tengah wabah Covid-19

14 April, Lelang jersey tour Malaysia sebagai kontribusi Madura United untuk penanganan Covid-19.

15 Mei, Direktur Madura United Haruna Soemitro mendapatkan PWI Jatim Award.

27 Mei, Madura United mulai menegaskan untuk menolak kompetisi di tengah wabah Covid-19.

28 Juni, PSSI keluarkan SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan Liga 1, dan Madura United menghormati keputusan dengan tetap mempersiapkan tim.

20 Agustus, Latihan kembali Madura United setelah ditetapkan kompetisi akan mulai 1 Oktober yang diawali dengan tes swab.

12 September-15 November, Madura United ikut IFeL pertama kali, serta sukses keluar sebagai juara ketiga.

27 September, COO Madura United Annisa Zhafarina lulus UEFA CFM.

29 September, Madura United tes swab persiapan lanjutan Liga 1.

29, September, Kelanjutan Liga 1 ditunda kembali lantaran tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia selama satu bulan.

1-22 Oktober, Madura United tetap menggelar latihan.

23 Oktober, Tim diliburkan hingga waktu yang tidak ditentukan.

8 November, Madura United mulai benahi Stadion R Soenarto Pamekasan sebagai proyeksi fasilitas pendukung Madura United Football Academy.

16 November. PSSI mengeluarkan SKEP/69/XI/2020 tentang Liga 1 2020 dilanjutkan Februari 2021.

6 Desember, Dua suporter Madura United sebagai pemenang lomba video bekerjasama dengan Insight berangkat umroh.

10 Desember, Madura United mulai desak PSSI memberikan kepastian Liga 1 yang akan dilanjutkan Februari 2021.

17 Desember, Madura United kembali usulkan PSSI sudahi Liga 1 2020 dan fokus Liga 1 2021.

22 Desember, PSSI belum mengantongi izin dari Polri untuk melanjutkan kompetisi pada Februari 2021.

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *