Masih Diupayakan, 273 Desa di Bangkalan Belum Berstatus Mandiri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BERKEMBANG: Pemasangan plakat desa di Desa Planggiran, Tanjung Bumi, Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Saat ini, 273 desa di Bangkalan statusnya tidak lagi tertinggal atau sangat tertinggal. Namun, sejauh ini, belum ada satu pun desa yang statusnya mandiri. Desa-desa tersebut masih berstatus desa maju dan berkembang, sebab belum menghasilkan pendapatan asli desa (PADes).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangkalan Mohammad Holil. Diakuinya, status desa tertinggal mulai tahun 2020. Menurutnya, banyak desa yang masih bergantung pada dana desa, sehingga untuk mencapai status desa mandiri cukup sulit.

Bacaan Lainnya

“Status mandiri ini ada beberapa indikator yang harus dipenuhi, seperti menjalankan perekonomian desa secara mandiri tanpa bergantung pada pemerintah,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Pria yang kerap disapa Holil itu menuturkan, beberapa indikator desa mandiri yaitu desa memiliki PADes melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan mayoritas warga di dalamnya mengenyam pendidikan minimal Strata Satu (S1).

“Kami sudah berupaya desa-desa ini bisa memenuhi indikator tersebut. Tapi saya yakin, lambat laun Bangkalan pasti punya desa mandiri,” ungkapnya.

Sementara ini, pihaknya mengaku masih mengupayakan status desa mandiri. Ia menuturkan, bahwa desa mandiri akan dicapai jika ekonomi berjalan dan pendidikan masyarakat sudah tinggi.

“Dari 273 desa, 27 desa berstatus maju dan sisanya 246 desa berstatus berkembang. Alhamdulillah, desa tertinggal dan sangat tertinggal sudah tidak ada di Bangkalan,” jelasnya.

Di lain tempat, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Bapenda (Bapenda) Bangkalan Sri Yenny Repeliyanti mengatakan, sejauh ini belum ada target PADes. Menurutnya, setiap desa hanya dibebankan pajak bumi dan bangunan (PBB).

 

 

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *