Masih Mengkhawatirkan, Kepastian Rencana PTM di Pamekasan Kembali Dikaji

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ZUBAIDI) DILARANG: Guru tanpa sertifikat vaksin tidak boleh mengajar, namun kondisi yang masih mengkhawatirkan, kepastian rencana PTM di Pamekasan kembali dikaji

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melarang guru mengajar di kelas jika belum divaksin Covid-19. Sebab, di tahun ajaran (TA) baru 2021-2022 ini, pembelajaran dengan pola tatap muka di kelas akan dimulai pada Juli 2021 ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan Ahmad Zaini menegaskan, seluruh guru yang divaksin harus menunjukkan sertifikat vaksin. Karena menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik menjadi prioritas utama dalam menentukan kebijakan pembelajaran.

Larangan tersebut tertuang dalam keputusan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Nomor 420/11137/101.1/2021. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa semua guru yang melakukan kontak langsung dengan murid harus sudah selesai divaksin.

Kewajiban lainnya adalah sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM), harus sudah mendapatkan persetujuan dari satuan tugas Covid-19.

“Pendidikan tetap nomor satu. Tapi keselamatan dan kesehatan anak-anak juga prioritas kami,” ujar Zaini, Rabu (30/6/2021).

Namun Zaini mengungkapkan, proses vaksinasi sudah mencapai 90 persen. Sehingga pihaknya mengimbau kepada guru secepatnya melakukan vaksinasi. Teknisnya dengan mendatang puskesmas terdekat yang ada di wilayahnya.

Dengan semakin tingginya angka sebaran Covid-19 di Madura, penerapan PTM di tahun ajaran baru tahun 2021/2022, kata Zaini, masih dikaji terlebih dahulu serta berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan.

Sedangkan untuk pembelajaran di tahun ajaran baru, dijadwalkan akan dimulai pada 12 Juli 2021.

“Sebelum tahun ajaran baru dimulai, kami terlebih dahulu koordinasi dengan satgas Covid-19. Jika memang PTM ini memungkinkan akan kami lanjutkan,” tutup Zaini. (bai/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *