oleh

Masjid Al-Furqon Sediakan Kursi untuk Jamaah Lanjut Usia

KAbarmadura.id/Sumenep-Masjid Al-Furqon berdiri di Jalan Pelabuhan Bandaran, Branta Pesisir, Tlanakan, Sumenep. Ketika hendak memasuki masjid itu, terdapat kursi yang disedikan di tepi masjid.

Kursi tersebut tidak dihadirkan untuk bersantai. Akan tetapi, jamaah yang membutuhkan seperti yang lanjut usia mengambil kursi tersebut agar tidak melakukan gerakan dari sujud langsung berdiri.

Seperti yang disampaikan Remaja Masjid Al-Furqon Muhammad Fajara, usia jamaah di masjid tersebut beragam, mulai dari anak-anak, pemuda, tua, hingga lanjut usia.

“Memang disediakan kursi itu sudah lama, bukan baru. Itu biasanya ada jamaah yang sudah lanjut usia, ketika harus sujud dan berdiri lagi. Jadi, ada fasilitas kursi untuk meringankan jamaah. Karena yang saat di sini tidak hanya yang masih muda,” kata Remaja Masjid Al-Furqon itu kepada Kabar Madura, Rabu (10/6/2020) siang.

Di tengah wabah Covid-19, jamaah bakal langsung bersua dengan tandon untuk tempat mencuci tangan di dekat pintu gerbang. Biasanya, jamaah mampir ke tempat itu sebelum masuk masjid.

Diketahui, Kabupaten Pamekasan sudah menjadi zona merah. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) per-Selasa (9/6/2020) petang, 51 pasien terinfeksi Covid-19, 70 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 485 orang dalam pantauan (ODP).

Selain menyediakan tempat untuk mencuci tangan, Fajar menyampaikan, masjid untuk saat ini tidak memfasilitasi sajadah. Tak, heran, jamaah yang hendak menggunakan sajadah harus membawanya sendiri.

Lebih lanjut, pemuda berusia 25 tahun itu menjelaskan, langkah tersebut diambil guna mencegah penyebaran Covid-19 di Masjid Al-Furqon.

“Biasanya sebelum masuk ke sini cuci tangan terlebih dahulu di tempat itu, baru masuk masjid. Iya, karena ada Covid-19 ini, agar bisa mencegah penyebaran juga. Di dalam, juga tidak ada sajadah, agar yang mau membawa sendiri,” terang Fajar. (idy/nam)

Komentar

News Feed