oleh

Masjid Al-Jihad Sampang Gencar Sajikan Tauziyah

KABARMADURA.ID SAMPANG –Masjid Akbar Al-Jihad Jalan Mutiara Kelurah Banyuanyar Sampang aktif mengadakan pengajian setiap tahun, tepatnya di bulan suci ramadan sebelum buka puasa. Hal itu dilakukan, untuk memberi tauziyah dan arahan serta pemahaman kepada masyarakat sekitar. Hal tersebut diungkapkan, Takmir Masjid Akbar Al-Jihad Sampang H. Nulla, Minggu (25/4/2021).

Menurutnya, mesjid tersebut dibangun tahun 1997 oleh masyarakat dengan dana hasil patungan dan melalui permintaan amal. Setahun selang pembangunan, masjid tersebut kembali direhabilitas. Saat ini, kondisi masjid makin megah dengan struktur bangunan lantai dua. Penambahan fasilitas bangunan, dikarenakan kerap terjadi overload jamaah.

“Kadang tidak menemukan tempat pas sholat jumatan. Masjid ini dari dulu ada, cuma bentuknya langgar dan tahun berapa berdirinya banyak masyarakat tidak tahu. Cuma, pada tahun 1997 dibangun masjid, dan 1998 kembali direhab dengan dana hasil patungan,” tuturnya.

Dijelaskan, Masjid Al-Jihad sangat luas, dan ramai para jemaah. Bahkan, kurang lebih 250 hingga 300 jamaah rutin melaksanakan ibadah sholat lima waktu berjamaah. Sebba, selain berdiri di pusat lingkungan yang takwa dan beriman, masjid tersebut merupakan masjid terbesar di Kelurahan Banyuanyar.

“Kalau hari jum’at diatas itu, kadang sampai tidak muat. Kajian di sore hari itu untuk menambah ibdah, sembari menunggi adzan magrib,” jelasnya.

Kendati demikian, para takmir Masjid Al-jihad tetap melaksanakan ibadah seperti yang dianjurkan dalam islam. Seperti, merapatkan dan meluruskan barisan. Artinya, meski ditengah adanya wabah Covid-19 dan pemerintah gencar menerapkan protokol kesehatan (prokes), para jemaah masjid tetap seperti biasanya.
“Ketika hari Jum’at legi melaksanakan hataman Qur’an, tarawih di bulan ramadan, takjil setiap hari usai melaksanakan kajian, dan banyak aktivitas ibadah lainnya. Para jemaah tetap melakukan salaman usai sholat, merapatkan barisan. Dan itu mulai 2020 pada saat itu masih ketat-ketatnya Covid-19,” tukasnya. (mal/ito)

Komentar

News Feed