oleh

Masjid Asy-Syuhada’ Tetap Melanggengkan Tradisi Jabat Tangan

Kabarmadura.id/Pamekasan– Masjid Asy-Syuhada’ yang beralamatkan di Jalan Raya Veteran, Desa Panempan, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, tetap menjalankan salat lima waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya di tengah wabah Covid-19.

Diketahui, Kabupaten Pamekasan dalam data yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) per-Rabu (22/4/2020), terdapat 5 pasien terinfeksi Covid-19, 5 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 53 orang dalam pantauan (ODP).

Akan tetapi, usaha Takmir Masjid Syuhada’ tetap dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Yakni, dengan bekerja sama dengan kepala desa setempat untuk menyediakan tempat cuci tangan sebelum masuk dan sesudah dari masjid.

“Sudah ada tempat cuci tangan dengan kepala desa di sini. Jadi, ini salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit itu,” uar tokoh masyarakat setempat Bukhori di teras Masjid Syuhada’ kepada Kabar Madura, Kamis (23/4/2020) setelah salat zuhur berjamaah.

Kendati demikian, tambahnya, jamaah masid bisa berjabat tangan setelah salat berjamaah. Namun, terdapat pula jamaah yang menghindari untuk berjabat tangan.

“Soal jabat tangan itu tergantung orangnya, yang mau jabat tangan, ya jabat tangan. Tapi, bagi yang tidak, iya tidak masalah,” jelasnya.

Pria bersia 53 tahun itu juga menjelaskan, di Masjid Asy-Syuhada’ tidak menerapkan penjarangan atau jarak antarjamaah saat salat berjamaah.

“Juga tidak ada jarak saat salat. Kami tetap rapat seperti shaf biasanya,” sambung Bukhori.

Di masjid tersebut, juga bakal menggelar salat tarawih seperti biasa. Sebab, per-Jumat (24/4/2020) sudah memasuki Bulan Ramqdhan.

“Salat tarawih tetap ada di sini. Kami akan salat seperti biasanya. Ini bulan yang kami tunggu-tunggu,” terangnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed